SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Rabu, 16 September 2015

Korem 162/WB Terima Kunjungan Kapus Litbang Kemenhan

Danrem 162/WB yang diwakili Kasrem menerima kunjungan Tim Wasev Ster TNI yang dipimpin oleh Kapuslitbang Kemenhan, Laksamana Pertama TNI Sudarsono, S.T.,M.Sc., Selasa (15/9) di Makorem 162/WB.

Kehadiran Tim Wasev Ster TNI ke Korem 162/WB yang diterima langsung oleh Kasrem 162/WB beserta seluruh Perwira yang ada di Korem 162/WB, bertujuan untuk pengumpulkan data dan informasi mengenai kondisi teritorial saat ini terutama masalah kelompok radikal khususnya diwilayah teritorial Korem 162/WB. Kegiatan ini dilaksanakan mengingat perkembangan situasi keamanan saat ini masih saja diwarnai dengan adanya teror baik itu dari kelompok radikal seperti teroris dan ISIS maupun bahaya laten komunis. 

Mengingat pentingnya kegiatan kunjungan ini untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya diwilayah NTB, karenanya Kasrem 162/WB mengharapkan kepada seluruh personel agar dapat membantu semaksimal mungkin memberikan informasi dan data yang diinginkan, sehingga hasil yang didapatkan diharapkan sesuai sasaran. (MMC IX/Udayana)

Dua Putri Terbaik NTT Lulus Caba Kowad

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Heri Wiranto, SE.MM melalui Kasipers Rem 161/Wira Sakti Letkol Inf Mahanom menyampaikan, dari 32 orang yang ikut seleksi Calon Bintara Kowad dan yang dinyatakan lulus sebanyak 2 orang putri Daerah NTT untuk mengikuti pendidikan, Selasa (15/9), di Makorem 161/Wira Sakti. 

Para peserta Calon Bintara Kowad yang terdaftar dalam seleksi tahap awal berjumlah 32 orang berasal dari beberapa daerah di wilayah Korem 161/Wira Sakti. Namun sampai dengan tahapan seleksi akhir di tingkat daerah yaitu pemeriksaan awal dan parade pada tanggal 26 Agustus s.d 3 September 2015 di Korem 161/Wira Sakti, Para peserta yang berhak untuk mengikuti proses pentahapan Calon Bintara (CABA) Kowad Tahun 2015 TNI AD Tingkat Pusat berjumlah 2 ( dua ) orang dan dinyatakan lulus untuk mengikuti Pendidikan Kowad, dari 100 Kowad Alokasi Tingkat Nasional.

Kedua Putri Terbaik NTT tersebut adalah Indri Anugerah Setyawan lahir di Kupang, 04-07-1997 dan Herli Malelak lahir di Keka Nusak, 18-06-1994, setelah mengikuti tahapan proses seleksi dan sidang penentuan akhir yang begitu ketat dan transparan oleh Tim Panitia Pusat di Pusdikkes Kodiklat TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang dimulai pada tanggal 06 s.d 14 September 2015, Kedua putra daerah NTT yang dikirim oleh Korem 161/Wira Sakti tersebut dinyatakan lulus dan siap diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan pertama (Dikma) Bintara Kowad TNI AD 2015, yang akan di buka pendidikannya di Pusdik Kowad TNI AD di Lembang Bandung pada tanggal 17 September 2015, selama 6 bulan. 

Dalam kurun waktu 5 ( lima ) tahun terakhir, baru di Tahun 2015 ini, Alokasi Bintara Kowad TNI AD 2015 bisa dipenuhi, untuk Propinsi Nusa Tenggara Timur yang selama ini alokasi hanya 1 orang, akan tetapi 2 orang Caba Kowad TNI AD TA.2015 yang di Korem 161/Wira Sakti tersebut berhasil Lulus Seleksi di Tingkat Pusat, untuk kemudian mengikuti Pendidikan Kowad TNI AD. Hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi Propinsi Nusa Tenggara Timur, jelas Danrem 161/Wira Sakti

Korem 161/Wira Sakti terus berjuang di tingkat pusat untuk mengusulkan penambahan alokasi Penerimaan Bintara Kowad bagi Putra/Putri Daerah Nusa Tenggara Timur, yang selama ini baru 1 ( satu ) alokasi pada setiap tahunnya, di harapkan pada tahun-tahun mendatang untuk Propinsi Nusa Tenggara Timur mendapat penambahan alokasi, mengingat Putra Daerah Propinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi yang tidak kalah kualitasnya bila dibandingkan dengan daerah lain. Pada tahapan Penerimaan Prajurit Bintara Kowad TNI AD yang akan datang, Korem 161/Wira Sakti akan berusaha membantu para peserta putra/putri daerah sebelum mengikuti tahapan seleksi, dengan mengadakan kegiatan tutorial tes, sehingga Korem 161/Wira Sakti dapat mengirimkan lebih banyak lagi dari Putra/Putri terbaik Daerah NTT. Putra/Putri Daerah NTT mempuyai potensi yang sangat bagus, tegas Danrem 161/ Wira Sakti. (MMC IX/Udayana)

Selasa, 15 September 2015

Kasad Pimpin Sertijab Pangdam IX/Udayana dan Pangdam Jaya/Jayakarta

Kasad Jenderal TNI Mulyono memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam IX/Udayana dari Letjen TNI Torry Djohar Banguntoro, S.Sos., M.Si., kepada Mayjen TNI M. Setyo Sularso, S.IP., dan Sertijab Pangdam Jaya/Jayakarta dari Letjen TNI Agus Sutomo kepada Mayjen TNI Teddy Lhaksamana, Selasa (15/9) di Aula Makodam IX/Udayana, Denpasar.

Dalam amanatnya Kasad menyampaikan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi serta pengembangan karir parajurit.

Perlu diketahui, bahwa Kodam IX/Udayana dikenal dengan daerah pariwisata dan wilayahnya juga berbatasan dengan Negara Timor Leste adalah barometer pariwisata bagi Bangsa Indonesia yang sudah dikenal oleh dunia internasional. Sehingga memiliki nilai yang strategis dalam pengembangan budaya dan pariwisata Indonesia. Demikian juga halnya wilayah Kodam Jaya/Jayakarta, merupakan barometer Ibukota negara dan pusat pemerintahan. Oleh karena itu, Jakarta menjadi sentral kegiatan politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan dan keamanan dengan berbagai kegiatan yang berdimensi nasional, regional serta internasional. Sehingga memiliki nilai yang sangat strategis bagi Bangsa Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono mengingatkan kepada kedua Pangdam agar terus mewaspadai berbagai potensi ancaman di wilayahnya, dengan membina kerjasama di segala aspek kehidupan yang lebih erat lagi dengan seluruh instansi terkait, tokoh masyarakat dan segenap komponen bangsa. Sehingga terwujud suatu daya tangkal yang tangguh guna mendeteksi, mencegah dan menanggulangi secara dini terhadap setiap kecendrungan, gejala dan indikasi yang mengancam sendi-sendi persatuan serta kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hadir pada acara tersebut Pangkostrad, Para Pangdam, Para Asisten Kasad, Danpuspomad, Ketua Umum beserta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana dan Para Pejabat teras Kodam IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)

Senin, 14 September 2015

Pimpinan Angkatan Darat Se Asia Pasifik Kumpul di Bali

Pimpinan Angkatan Darat dan para perwira Senior se kawasan Asia Pasifik mengadakan pertemuan pada Senin (14/9) di Nusa Dua Denpasar Bali.
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka Pasific Armies Chieps Conference (PACC) IX dan Pacifik Armies Management Seminar (PAMS) XXXIX yang akan berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 17 September 2015 yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Indonesia dan Angkatan Darat Amerika Serikat Kawasan Pasifik (USARPAC).
PACC adalah forum konferensi para pimpinan Angkatan Darat di wilayah Pasifik yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali sebagai sarana untuk bertukar pandangan, mermbangun dan meningkatkan hubungan serta mengembangkan kerjasama keamanan di kawasan Asia Pasifik dan PAMS merupakan forum para pejabat dilingkungan Angkatan Darat yang berpangkat Letnan Kolonel sampai dengan Mayor Jenderal se wilayah Asia Pasifik untuk bertemu dan berdiskusi masalah profesionalisme militer yang perlu dikembangkan guna mendapatkan manfaat yang saling menguntungkan sebagai upaya menjamin stabilitas keamanan di wilayah Asia Pasifik.
PACC pertama kali diselenggarakan pada tahun 1997 sedangkan PAMS pertama kali diselenggarakan pada tahun 1978, kegiatan ini digagas oleh Amerika Serikat dan kedua kegiatan ini tetap menjadi co-host permanent. Berbagai tugas sebagai tuan rumah bersama dengan negara lain di kawasan Asia Pasifik yang telah bergabung menjadi anggota PACC dan PAMS diselenggarakan secara bergiliran.
Kegiatan yang diselenggarakan di Bali ini merupakan penyelenggaraan yang ke 6 dihadiri oleh 26 pimpinan Angkatan Darat dari Prancis, Cina, USA, Australia, Bangladesh, Kanada, Nepal, Thailand, Konga, New Zaeland, India, Chile, Jepang, Malaysia, Singapura, Filipina dan Indonesia. Pelaksanaan kali ini dengan mengusung tema’ Kontribusi Militer Dalam Rangka Mendukung Kerjasama Multilateral.
Sebagai pembicara kunci dalam forum ini adalah Menteri Pertahanan RI Jenderal (Pur)
Ryamizard Riyacudu.
Pada kesempatan tersebut hadir dalam konverensi pers adalah Kepala Staf TNI –AD, Jenderal TNI Mulyono dan Jenderal Mark A.Miley dari Angkatan Darat Amerika Serikat.
Kasad menyampaikan ucapan terimakasih khususnya kepada awak media yang hadir meliput kegiatan ini dan selanjutnya menyampaikan tujuan kegiatan PACC dan PAMS secara garis besarnya sebagai pengantar dalam konferensi pers tadi sedangkan Jenderal Mark A Miley menyampaikan bahwa dirinya pernah bertugas di Indonesia bahkan menceritakan, Bapak dan Kakeknya juga pernah bertugas di Indonesia Jenderal M.A Miley menyatakan sudah pernah bertugas diberbagai negara tetapi tidak seperti halnya dengan di Bali yang sangat khusus sekali, selanjutnya disampaikan juga bahwa pemerintah Amerika termasuk Angkatan Darat Amerika sangat berperan dalam mewujudkan keamanan di kawasan Asia Pasifik ini. Demikian Pendam IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)

Pimpinan Angkatan Darat Se Asia Pasifik Kumpul di Bali

Pimpinan Angkatan Darat dan para perwira Senior se kawasan Asia Pasifik mengadakan pertemuan pada Senin (14/9) di Nusa Dua Denpasar Bali.
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka Pasific Armies Chieps Conference (PACC) IX dan Pacifik Armies Management Seminar (PAMS) XXXIX yang akan berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 17 September 2015 yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Indonesia dan Angkatan Darat Amerika Serikat Kawasan Pasifik (USARPAC).
PACC adalah forum konferensi para pimpinan Angkatan Darat di wilayah Pasifik yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali sebagai sarana untuk bertukar pandangan, mermbangun dan meningkatkan hubungan serta mengembangkan kerjasama keamanan di kawasan Asia Pasifik dan PAMS merupakan forum para pejabat dilingkungan Angkatan Darat yang berpangkat Letnan Kolonel sampai dengan Mayor Jenderal se wilayah Asia Pasifik untuk bertemu dan berdiskusi masalah profesionalisme militer yang perlu dikembangkan guna mendapatkan manfaat yang saling menguntungkan sebagai upaya menjamin stabilitas keamanan di wilayah Asia Pasifik.
PACC pertama kali diselenggarakan pada tahun 1997 sedangkan PAMS pertama kali diselenggarakan pada tahun 1978, kegiatan ini digagas oleh Amerika Serikat dan kedua kegiatan ini tetap menjadi co-host permanent. Berbagai tugas sebagai tuan rumah bersama dengan negara lain di kawasan Asia Pasifik yang telah bergabung menjadi anggota PACC dan PAMS diselenggarakan secara bergiliran.
Kegiatan yang diselenggarakan di Bali ini merupakan penyelenggaraan yang ke 6 dihadiri oleh 26 pimpinan Angkatan Darat dari Prancis, Cina, USA, Australia, Bangladesh, Kanada, Nepal, Thailand, Konga, New Zaeland, India, Chile, Jepang, Malaysia, Singapura, Filipina dan Indonesia. Pelaksanaan kali ini dengan mengusung tema’ Kontribusi Militer Dalam Rangka Mendukung Kerjasama Multilateral.
Sebagai pembicara kunci dalam forum ini adalah Menteri Pertahanan RI Jenderal (Pur)
Ryamizard Riyacudu.
Pada kesempatan tersebut hadir dalam konverensi pers adalah Kepala Staf TNI –AD, Jenderal TNI Mulyono dan Jenderal Mark A.Miley dari Angkatan Darat Amerika Serikat.
Kasad menyampaikan ucapan terimakasih khususnya kepada awak media yang hadir meliput kegiatan ini dan selanjutnya menyampaikan tujuan kegiatan PACC dan PAMS secara garis besarnya sebagai pengantar dalam konferensi pers tadi sedangkan Jenderal Mark A Miley menyampaikan bahwa dirinya pernah bertugas di Indonesia bahkan menceritakan, Bapak dan Kakeknya juga pernah bertugas di Indonesia Jenderal M.A Miley menyatakan sudah pernah bertugas diberbagai negara tetapi tidak seperti halnya dengan di Bali yang sangat khusus sekali, selanjutnya disampaikan juga bahwa pemerintah Amerika termasuk Angkatan Darat Amerika sangat berperan dalam mewujudkan keamanan di kawasan Asia Pasifik ini. Demikian Pendam IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)