SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Rabu, 17 Februari 2016

Warga Desa Batur Menyerahkan Senjata Rakitan Kepada Dandim 1626/Bangli

Dandim 1626/Bangli Letnan Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto melaksanakan silahturami Selasa (16/2) di rumah Komang Adi Desa Batur selatan Kintamani, Bangli.

Kegiatan silahturami yang dilaksanakan oleh Dandim 1626/Bangli terkait adanya informasi bahwa Komang Adi memliki senjata rakitan yang cukup membahayakan. Hal tersebut diketahui berawal dari informasi yang didapat dari beberapa warga kepada Serda Hendri Prasetyo anggota Unit Inteldim 1626/Bangli. Selanjutnya Serda Hendri Prasetyo melaksanakan penyelidikan dan pendekatan kepada Pemilik senjata rakitan tersebut secara persuasive sehingga yang bersangkutan mengakui memiliki senjata rakitan dengan kaaliber munisi kelereng dengan daya dorong menggunakan gas yang berasal dari bahan spritus serta dapat menembus plat/kaleng/seng dengan jarak 5-10 Meter. 

Setelah didalami tentang kepemilikan senjata bahwa yang bersangkutan tidak ada indikasi kearah kriminal atau yang lainnya, yang bersangkutan membuat senjata tersebut hanya sekedar iseng serta mengembangkang keberadaan merecon spiritus yg selama ini banyak beredar di masyarakat dalam menyambut tahun baru, Nyepi, Galungan dan Kuningan. Akan tetapi sangat berbahaya bila di lihat dari daya ledak dan dorongnya yang cukup kuat. Selanjutnya diadakan negoisasi dengan memberikan wawasan tentang hukum kepemilikan senjata api ilegal serta kondisi negara kita saat ini tentang ancaman terror maka pemilik bersedia menyerahkan senjata rakitan ke Kodim1626/Bangli. Serda Hendri Prasetyo melaporkan tentang kepemilikan senjata rakitan tersebut kepada Danunit Inteldim 1626/Bangli dan langsung dilaporkan kepada Dandim 1626/Bangli bahwa senjata rakitan akan diserahkan pada tanggal 16 Pebruari 2016 oleh pemiliknya kepada Dandim 1626/ Bangli, didampingi Danunit Inteldim 1626/Bangli melaksanakan silahturami kepada Sdr. I Komang Adi di rumahnya untuk menyerahkan senjata rakitan buatannya kepada Dandim 1626/Bangli.

Prajurit Kodam IX/Udayana Segarnesun Denpasar Mengikuti Upacara 17-an

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra sebagai Irup pada upacara 17- an yang di ikuti Prajurit Kodam IX/Udayana Segarnesun Denpasar Rabu (17/2) di Lapangan Praja Raksaka Kepaon.

Pada kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana membacakan Amanat tertulisnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang menyampaikan bahwa Upacara bendera seperti yang diselenggarakan hari ini selayaknya tidak dijadikan sebagai rutinitas seremonial belaka melainkan harus dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa nasionalisme kita melalui penghormatan pada symbol Negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para pahlawan kusuma bangsa.

Selanjutnya Kasad dalam amanat tertulisnya mengingatkan bahwa pada akhir tahun 2015, ASEAN telah mencanangkan agenda ekonomi yang cukup ambisius yaitu terwujudnya ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), salah satu kesepakatan yang terdapat dalam MEA adalah Mutual Recognition Agreement (MRA) yaitu kesepakatan saling mengakui yang didalamnya berisikan delapan profesi yang telah ditetapkan standard an kompetisinya oleh negara partisipan MEA. Walaupun militer tidak termasuk didalam MRA, namun kita perlu menyadari bahwa interaksi antar angkatan bersenjata Negara anggota ASEAN akan semangkin meningkat kualitas dan kuantitasnya melalui beberapa program kerjasama yang terjalin secara bilateral maupun multilateral. Kasad berharap agar kesadaran ini mampu menjadikan motivasi para prajurit dan PNS TNI AD untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara pribadi maupun dalam hubungan satuan melalui budaya belajar dan berlatih yang terarah, terukur dan berkesinambungan. 

Diakhir amanatnya Kasad juga menegaskan bahwa TNI AD akan tetap konsisten untuk terus melanjutkan kebijakan reformasi birokrasi yang berbasis peningkatan kinerja. Salah satunya adalah dengan pemutahiran doktrin dan bujuk TNI AD, melalui pembenahan berbagai peranti lunak, system dan metode, serta penataan organisasi dan validasi organisasi. Dengan langkah tersebut , diharapkan organisasi akan lebih efektif dan efisien sesuai tuntutan jaman, serta mampu meningkatkan profesionalisme prajurit dan PNS TNI AD dalam pelaksanaan tugas. Serta tidak kalah pentingnya adalah peningkatan kesejahteraan prajurit, PNS dan keluarga antara lain pemenuhan kebutuhan pangkalan, perumahan, pelayanan kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

Hadir pada Upacara 17-an Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para kabalak Kodam IX/Udayana seluruh prajurit dan PNS segarnesun Denpasar,Upacara bejalan dengan tertib,lancar dan aman.

Selasa, 16 Februari 2016

Danrem 162/WB Berikan Ceramah Proxy War di Sumbawa

Danrem 162/WB berikan ceramah wawasan kebangsaan kepada aparat pemerintahan Kab. Sumbawa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kab. Sumbawa, Senin (15/2) di Gedung Aula Kantor Bupati Kab. Sumbawa.

Danrem 162/WB menyampaikan materi mengenai proxy war kepada seluruh undangan yang hadir, proxy war atau perang proxy ini sangat penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, mengingat perang proxy tidak seperti perang pada umumnya dimana kedua belah pihak yang berperang saling berhadapan dan menyerang sehingga menimbulkan kehancuran, namun proxy war tidak demikian. Perang proxy tidak menghancurkan namun dampaknya sangat mematikan karena negara yang ingin menghancurkan negara lain menggunakan pihak ketiga yang ada di dalam negara tersebut seperti LSM, Mahasiswa dan organisasi lainnya dengan cara menghancurkan Inpoleksosbudhankam. 

Dengan adanya kegiatan ceramah wawasan kebangsaan dan penjelasan mengenai proxy war ini, Danrem 162/WB berharap seluruh aparat pemerintah, Toga, Todat, Tomas dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kab. Sumbawa dapat bersama-sama memberikan penjelasana kepada masyarakat mengenai bahaya dari proxy war dengan demikian seluruh elemen lapisan masyarakat dapat bersama-sama mewaspadai dan menangkal bahaya proxy war yang tidak hanya akan menghancurkan masyarakat itu sendiri namun juga akan meruntuhkan negara kesatuan yang kita cintai ini. Hadir dalam acara tersebut pejabat Bupati Kab. Sumbawa Drs. Supran MM, FKPD Kab. Sumbawa dan Camat se Kab. Sumbawa.

Danrem 162/WB Bersilaturrahmi Dengan Masyarakat Alas

Danrem 162/WB didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcabrem 162, bersilaturrahmi dan bertatap muka dengan Tokoh Masyarakat, Senin (15/2) di Desa Juran Alas, Kec. Alas, Kab. Sumbawa. 

Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., menyampaikan beberapa hal diantaranya ucapan terimakasih kepada masyarakat khususnya kepada Tokoh Masyarakat Drs. HB Thamrin Rayes yang telah menyiapkan waktu dan menyambut dengan penuh rasa kekeluargaan.

Selain itu dalam kesempatan tersebut Danrem juga menyampaikan ceramah wawasan kebangsaan dan proxy war, mengingat proxy war ini merupakan hal penting untuk diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga secara bersama-sama kita dapat menghindari dan mewaspadai bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari proxy war sekaligus untuk bersama-sama menangkal proxy war yang dapat mengancurkan negara yang kita cintai ini.

Senin, 15 Februari 2016

Danrem 162/WB Berikan Pengarahan Kepada Kodim 1607/Sumbawa

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., melaksanakan kegiatan tatap muka dengan seluruh anggota jajaran Kodim 1607/Sumbawa, Senin (15/2) di Aula Makodim 1607/Sumbawa

Dalam kesempatan tersebut ada beberapa hal yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., kepada seluruh anggota diantaranya mengenai ketahanan pangan dan swasembada pangan, kemajuan tekhnologi saat ini, pembinaan daerah dan lain sebagainya termasuk juga mengenai kinerja dan pelanggaran yang harus dihindari oleh para anggota seperti KDRT, Asusila, THTI, penyalahgunaan Narkoba dan lain-lain serta mengenai wawasan kebangsaan. 

Danrem 162/WB berharap kegiatan tatap muka dengan seluruh anggota jajaran Kodim 1607/Sumbawa dan kegiatan pengarahan yang dilaksanakan ini dapat memberikan motivasi dan manfaat bagi seluruh anggota agar nantinya para anggota dapat melaksanakan tugas dengan baik serta menghindari pelanggaran sekecil apapun, intinya sebagai prajurit dan PNS TNI kita harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dengan selalu berbuat yang terbaik, jujur, tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas serta selalu semangat, dengan demikian apa yang kita kerjakan akan menjadi amal ibadah yang baik dan selalu diridhoi oleh Allah SWT.