SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Jumat, 15 Januari 2016

Mengatasi Kekeringan Kodim 1616/Gianyar Bersama Sama Masyarakat Memasang Pompa Air

Kodim 1616/Gianyar bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar terus menerus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap Poktan serta memberikan solusi setiap permasalahan yang dihadapinya, seperti yang dilaksanakan Kodim 1616/Gianyar dibawah pimpinan Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf I Wayan Suwitantra S.I.P bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Jumat (15/1) untuk mengatasi kekeringan bersama sama masyarakat setempat memasang mesin pompa air Mbi 150 di subak babakan sukawati Gianyar.

Sejalan dengan adanya kebijakan pemerintah yang mulai menggalakan program swasembada pangan disemua wilayah, kodim 1616/gianyar berupaya menjalankan perintah dari komando atas karena adanya Mou antara TNI AD dengan Departemen pertanian sehingga kegiatan yang dilaksanakan oleh personel kodim 1616/gianyar beserta jajarannya selalu bers

Pemasangan mesin pompa air mbi 150 ini dilakuakan untuk mengatasi kekeringan sawah yg dialami oleh petani subak babakan sukawati,dimana sawah yang sudah ditanami padi seluas 18 hektare mengalami kekeringan yang dapat berakibat terhambatnya pertumbuhan bibit padi. Kodim 1616/gianyar bekerjasama dengan dinas pertanian kab.gianyar membantu mengatasi permasalahan yang dialami oleh petani tersebut dengan cara memasang mesin pompa air yang dilaksanakan di sungai petanu yang berada di wilayah kec.sukawati yang memiliki debit air yang cukup besar sehingga mampu untuk mengairi persawahan seluas 18 hektare.

kegiatan ini dihadiri oleh kasdim 1616/gianyar mayor inf i wayan suwitantra s.i.p, kepala dinas pertanian kab.gianyar, anggota koramil 1616-05/sukawati, ppl pertanian kec.sukawati, pekaseh subak babakan dan anggota subak babakan sukawati kec.sukawati kab.gianyar. Kegiatan ini dapat berlangsung secara aman dan lancar.


entuhan langsung dengan petani, mulai dari pembelajaran penggunaan traktor, pendampingan penanaman padi sampai dengan memperlancar aliran irigasi dengan contoh pemasangan pompa air untuk mengatasi kekeringan di areal persawahan subak babakan di kec.sukawati.

Kodim 1616/Gianyar Melaksanakan Kenaikan Tingkat Bela Diri Militer Yong Moodo

Sebanyak 118 orang anggota Kodim 1616/Gianyar mengikuti ujian kenaikan sabuk Yong Moodo dari sabuk hijau ke sabuk biru yang diuji oleh pelatih sabomin, Kapten Inf Cipto Sujoko (Kajasrem 163/Wira Satya), Jumat (15/1) bertempat di Gor Dojo Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kab. Gianyar.

Ujian kenaikan sabuk Yong Moodo dilakukan dalam rangka peningkatan keterampilan beladiri yang wajib dikuasai oleh setiap personel Kodim 1616/Gianyar mulai dari Komandan Kodim sampai kepada seluruh anggota Kodim 1616/Gianyar. HaL ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan beladiri prajurit.

Beladiri Yong Moodo ini merupakan olahraga militer yang wajib dikuasai oleh seluruh prajurit TNI AD tanpa terkecuali, oleh karena itu pembinaan latihan beladiri Yong Moodo dilakukan sesuai dengan program dari Komando Atas dan dilaksanakan terjadwal tiga kali dalam seminggu serta setiap empat bulan sekali diujikan kenaikan tingkat dan sabuk sehingga kedepan prajurit Kodim 1616/Gianyar harus berkualifikasi sabuk hitam.

Adapun tujuan dilaksanakan latihan bela diri Yong Moodo tiap tiga kali seminggu ini untuk meningkatkan kemampuan perorangan baik kemampuan bela diri maupun kemampuan fisik setiap prajurit Kodim 1616/Gianyar, karena dengan memiliki kemampuan bela diri dan fisik yang prima maka prajurit Kodim 1616/Gianyar, akan menjadi prajurit yang profesional serta menambah semakin percaya diri dalam melaksanakan tugas sehari-hari, sehingga pelaksanaan tugas akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh satuan.

Pasiops Kodim 1616/Gianyar, Kapten Inf I Gede Astawa sebagai Pembina Yong Moodo Kodim 1616/Gianyar yang menyertakan 118 orang prajurit Kodim 1616/Gianyar untuk mengikuti ujian sabuk Hijau ke sabuk Biru tersebut dengan hasil dinyatakan lulus.

DANREM 162/WB BERIKAN CERAMAH PROXY WAR KEPADA APARAT PEMERINTAH KAB. LOBAR

Danrem 162/WB memberikan ceramah Proxy War kepada aparat pemerintahan yang ada di Kab. Lobar, Jumat (15/1) di Aula Kantor Bupati Lobar, Kec. Gerung, Kab. Lobar.

Ceramah proxy war yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., merupakan salah satu materi penting yang perlu untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, mengingat Proxy War yang diartikan sebagai peristiwa saling adu kekuatan di antara dua pihak yang bermusuhan dengan menggunakan pihak ketiga yang sering disebut dengan boneka untuk menghancurkan suatu negara yang menjadi targetnya, pihak ketiga ini dijelaskan sebagai pihak yang tidak dikenal oleh siapa pun, kecuali pihak yang mengendalikannya dari jarak tertentu.

Oleh karena itu, pihak-pihak seperti mahasiswa, Ormas, lembaga masyarakat, dan perorangan disinyalir mudah menjadi boneka atau pihak ketiga tersebut. Walaupun perang proxy ini terlihat tidak berbahaya karena tidak seperti perang pada umumnya, namun proxy war sangat mematikan karena kita tidak mengetahui mana lawan dan mana kawan. 

Untuk itu Danrem 162/WB mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu waspada akan adanya suatu gerakan Proxy War dari negara-negara asing yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa kita serta memaksakan budaya mereka untuk masuk dan berkembang di negara kita ini. Semua yang mereka lakukan karena ingin menguasai dan mengambil sumber kekayaan alam yang kita miliki. Sasaran mereka adalah para pemuda dan mahasiswa yang masih mudah untuk digoyahkan mental dan ideologinya melalui peredaran Narkoba, aksi tawuran dan perkelahian. Disamping itu sasaran lainnya yaitu Ormas dan Organisasi Politik, demo buruh dan pelunturan nilai nilai budaya Indonesia menjadi budaya liberal, radikalis dan komunis. 

Dengan adanya kegiatan ceramah Proxy War yang dilaksanakan ini, diharapkan seluruh masyarakat khususya para aparat pemerintahan yang ada di Kab. Lobar dapat mencegah dan menangkal perang proxy tersebut, dengan bersama-sama membulatkan tekad dan memegang teguh empat pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI sebagai harga mati. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh SKPD Kab. Lobar.

Kodim 1618/TTU Bersama Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 11/Kostrad Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Unit Intel Kodim 1618/TTU bekerjasama dengan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 11/Kostrad Pos Napan menggagalkan usaha penyelundupan pupuk bersubsidi, Kamis (14/1) yang akan dibawa ke District Oecusi RDTL.

Menurut Danpos Napan Letda Arm Milwan Yoga, dirinya bersama anggota pos bekerjasama dengan Unit Intel Kodim 1618/TTU telah berhasil mengamankan sebuah mobil truk dengan nomor Polisi DH 2359 D yang dikemudikan oleh saudara MS alias Marsel (35 Tahun), yang beralamat di Kampung Bima, Kelurahan Kefa Selatan, Kota Kefamenanu dengan membawa 5 Ton Pupuk Urea bersubsidi yangb akan di bawa ke Distrik Oecusi RDTL.

Dari keterangan sopir truk MS, pupuk tersebut adalah milik Haji A, (30 Tahun) yang beralamat di Kelurahan Kefa Selatan, Kota Kefamenanu.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut truk tersebut dibawa ke Pos Napan sebagai barang bukti dan setelah diperiksa didapatkan pupuk tersebut ditutupi dengan tepung terigu sebanyak 49 sak, seng 21 lembar dan beberapa set lemari atau bufet.
Saat ini barang bukti diamankan di Pos Satgas Pamtas Yonarmed 11/Kostrad di Noemuti untuk diproses lebih lanjut.

Kamis, 14 Januari 2016

Babinsa Koramil 1602-03/Dtusoko Tanam Bersama di Lahan Seluas 20 Hektar

Kodim 1602/Ende berlanjut melakukan gebrakan dalam upaya intensifikasi khusus pertanian. Wujud nyata ini dilaksanakan oleh jajaran satuan ini, Selasa (12/01) melalui kegiatan pengawalan dan pendampingan oleh Babinsa Koramil 1602-03/Dtusoko, Serda Anton Boby dan Serda Moses Raja bersama Kelompok Tani Saate , Desa Mautenda Barat, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.

Menurut Babinsa, Serda Anton Boby, tanam bersama ini dikerjakan di atas lahan sawah seluas 20 Hektar dengan menanam jenis varietas Padi Ciherang. Metode penanaman dengan menggunakan sistem jajar legowo, yang terbukti sangat efektif dan efisien baik saat pemeliharaan tanam dan hasil panen yang akan diperoleh nantinya. 
Pada kegiatan tanam bersama ini anggota kelompok tani Saate terlihat bahu membahu bergotong royong bersama aparat TNI sebagai wujud kebersamaan yang sudah berjalan dengan baik, utamanya untuk mewujudkan program swasembada pangan.