SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Sabtu, 21 November 2015

Kapsul Waktu 2085 Mampir di Kodim 1605/Belu

Kodim 1605/Belu melaksanakan serah terima Kapsul Waktu 2085 yang tiba pada Hari Kamis 20 Nopember 2015 pukul 08.20 Wita bertempat di Ruang Koridor Makodim 1605/Belu.

Serah terima ini dilakukan oleh Kasdim 1605/Belu, Mayor Inf I Ketut Switrajaya yang mewakili Dandim 1605/Belu kepada Ketua Team Ekpedisi Kapsul 2085 Widi Supit. Kapsul tersebut berisikan tujuh harapan serta pesan-pesan yang dirumuskan oleh pemangku kepentingan di Kabupaten Belu, NTT.

Adapun tujuh harapan dan rumusan tersebut antara lain, pertama, Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati. Kedua, Indonesia yang makin cerdas, damai dan sejahtera. Ketiga, mendambakan pemimpin yang lahir dari rakyat, untuk rakyat untuk mempersatukan NKRI. Keempat, Belu sebagai daerah perbatasan menjadi model pembangunan martabat bangsa yang makin maju dan sejahtera. Kelima, terwujudnya free trade zone di kawasan Timor Barat. Keenam, terwujudnya jalur lalu lintas yang lancar sepanjang Timor Barat yang menghubungkan Mota'ain dengan Tablolong. Ketujuh, terwujudnya Bandara Internasional A.A. Bere Talo dan Pelabuhan Laut Internasional Atapupu di Kawasan Pasifik Selatan.

Serah terima Kapsul Waktu ini disaksikan oleh Penjabat Bupati Belu yang diwakili oleh Asisten Dua, yang mewakili Kapolres Belu, Pimpinan SKPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Belu.

Acara serah terima berjalan dengan baik dan lancar dilanjutkan dengan acara pelepasan Ekpedisi Kapsul oleh Kasdim 1605/Belu menuju rute yang telah ditentukan sehingga akhirnya sampai pada wilayah Indonesia paling timur yaitu Papua Irian Jaya.

Panen Raya Padi Varietas Jenis Inpari 24 di Wilayah Kodim 1626/Bangli

Koramil 1626-03/Tembuku bersama instansi terkait dan Poktan Subak Bambang Let melaksanakan panen raya GP-PTT Padi Inhibrida Non Kawasan Tahun Angaran 2015 dengan varietas padi jenis Inpari 24, Jumat (20/11) di Subak Bambang Let, Desa Bambang, Kec. Tembuku, Kab. Bangli.

Panen raya yang dilaksanakan pada lahan seluas 50 Ha tersebut dapat dihasilkan panen Ubinan 5,60 kg, gabah kering panen 89,60 Kw/Ha dan gabah kering giling 77,073 Kw/Ha.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Inf Sutamar menerangkan, dalam meningkatkan pertanian di Desa Bangbang Tembuku Bangli tidak terlepas dari semangat dan kegigihan para Petani serta dibantu oleh Babinsa Desa Bangbang Koramil 1626-03/Tembuku yang terus ikut memberikan semangat, motivasi dan dorongan kepada masyarakat baik mulai dari awal, pelaksanaan sosialisasi sampai dengan pelaksanaan panen. Keikutsertaan Babinsa dilapangan dalam membantu program pertanian tersebut dirasakan sangat membantu dan sudah berjalan dengan maksimal.

Hadir dalam kgiatan tersebut : Danramil 1626-03/Tembuku (Kapten Inf Sutamar),staf Produksi P3. Kab. Bangli (IB. Swabrata), PPL Desa Bambang (Wayan sukawidana), Kepala UPTD P3 Kec. Tembuku (Wayan Sudirma),Sekdes Desa Bambang (I Made Sumiarta), Kelian Subak Bambang Let (Dewa Putu Kaler), Babinsa Desa Bambang (Kopka Wenten) dan Kelompok Subak Bambang Let. ± 50 orang.

Korem 161/WS Adalah Korem Pertama Disinggahi Tim Ekpsedisi Kapsul Waktu 2015-2085

Kasiter Korem 161/WS, Kolonel Kav Edward Sitorus mewakili Danream 161/WS pada acara penerimaan dan sekaligus pelepasan Tim Ekspedisi Kapsul Waktu 2015-2085, Sabtu (21/11) bertempat di Lapangan Apel Makorem 161/WS, Kupang.

Kapsul Waktu 2085 ini tiba di Makorem pukul 03.00 Wita Sabtu dini hari. Setelah sempat istirahat di Makorem selama beberapa jam Tim Kapsul Waktu ini sekitar pukul 08.00 Wita diacarakan dalam suatu apel bersama antara anggota Makorem dan Balak Aju Jajaran dengan Tim Panitia Ekspedisi untuk melepas Kapsul Waktu ini melanjutkan rute perjalanan yang sudah ditentukan. Yang mana perjalanannya sudah diawali dari Kota Sabang, Aceh dan saat ini berada di Kupang NTT. Perjalanan dari Kapsul Waktu ini akan berakhir di Kota Merauke, Papua.

Dalam sambutannya Kasiter, Kolonel Kav Edward Sitorus mengatakan pelaksanaan ekpsedisi Kapsul Waktu yang rute perjalannya diawali di Sabang dan berakhir di Merauke dimaksudkan untuk menjaring mimpi atau harapan dari setiap masyarakat Indonesia yang merupakan representasi dari keinginan masyarakat yang ada di setiap provinsi di Indonesia.

Mimpi ataupun harapan dari masyarakat Indonesia ini akan diwujudkan dalam kurun waktu 70 Tahun yaitu dari Tahun 2015 sampai Tahun 2085. 

Selanjutnya Kasiter mengucapkan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Kapsul Waktu ini sudah berkenan hadir di wilayah Korem 161WS, sekaligus mendoakan semoga kegiatan ini berhasil sesuai tujuan yang diinginkan.

Sementara itu Ketua Tim Ekspedisi Kapsul Waktu 2015-2085, Widi Supit mengatakan, bahwa tugas mulia ini dilakukan atas petunjuk dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo untuk mengumpulkan segala mimpi dan harapan dari masyarakat Indonesia.

Menurutnya saat ini telah terkumpul 23 Kapsul yang berisikan masing-masing 7 butir mimpi atau harapan dari masyarakat di setiap provinsi. NTT adalah provinsi ke 24 yang disinggahi yang lebih istimewanya lagi Korem 161/WS adalah Korem pertama yang disinggahi selama melakukan perjalanan dari Ujung Barat Indonesia.

Komitmen dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan tidak hanya kepada masyarakat Indonesia tetapi kepada dunia internasional melalui suatu pemecahan rekor dimana Tim Ekspedisi Kapsul Waktu akan menempuh jarak sejauh 30.500 Kilometer, kemudian melihat keterlibatan atau partisipasi masyarakat, proses pengumpulan mimpi atau harapan tersebut dari Sabang sampai Merauke.

Ditambahkan juga tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai suatu harapan bahwa kita Bangsa Indonesia bisa hidup dalam suatu jalinan atau bingkai NKRI walaupun kita berbeda dalam hal suku, agama, bahasa, adat istiadat serta kebudayaan. Kemudian dengan kegiatan ini semua akan terkoneksi dalam sebuah cita-cita dimana NKRI adalah harga mati.

Yang lebih penting lagi adalah untuk menggelorakan semangat Revolusi Mental seperti apa yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI sebagai suatu integritas dimana kegiatan ini tidak menggunakan uang negara. Kemudian sebagai simbul kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas serta pada akhirnya mampu menggalang semangat kegotongroyongan dengan masyarakat sehingga tidak ada beban yang terasa berat, pungkasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan kuis interaktif yang dipandu oleh salah seorang panitia dengan maksud untuk mendapatkan masukan dari para anggota TNI sebagai suatu bentuk harapan atau mimpi yang ingin diwujudkan demi kemajuan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia.

Rangkaian kegiatan di Makorem diakhiri dengan dilepasnya Tim Ekspedisi Kapsul Waktu ini yang dilakukan secara bersamaan oleh Kasiter dan Kasi Intel Korem 161/WS untuk melanjutkan perjalanan mengelilingi jalan-jalan Protokol Kota Kupang sampai pada malam harinya akan dibacakan ikrar yang direncanakan bertempat di Taman Budaya Kota Kupang.

Jumat, 20 November 2015

Babinsa Kodim 1608/Bima Bagikan Bibit Padi

Babinsa Koramil 1608-04/Woha Kodim 1608/Bima membantu petugas PPL membagikan bibit padi varietas Ciherang sebanyak 1250 kg kepada Poktan Amahasa dan Poktan Laloa, Kamis (19/11) di Desa Tonggondoa, Kec. Palibelo, Kab. Bima. 

Bibit padi Ciherang yang diserahkan oleh petugas KUPT sebanyak 1250 kg tersebut diterima langsung oleh Ketua Poktan Amahasa, Bapak Alek dan Ketua Poktan Laloa, Bapak Juhri yang didampingi oleh Babinsa dan petugas PPL. 

Pembagian bibit padi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran anggaran bagi petani khususnya Poktan Amahasa dan Poktan Laloa yang berada di Desa Tonggondoa Kec. Palibelo Kab. Bima, mengingat di musim penghujan ini para petani akan memasuki musim tanam, dengan demikian nantinya diharapkan hasil panen para petani dapat lebih meningkat dan program swasembada pangan diwilayah NTB dapat terwujud.

Kodim 1621/TTS Laksanakan Latbakjatri TW. IV

Kodim 1621/TTS melaksanakan latihan menembak senjata ringan atau Latbakjatri Tri Wulan IV Tahun Anggaran 2015, Rabu (18/11) bertempat di Lapangan Tembak Nonohanis, Desa Oenlasi, Kecamatan Mollo Selatan, TTS, NTT.

Pasiops Kodim 1621/TTS, Kapten Inf Jemi selaku Komandan Latihan mengatakan, latihan menembak senjata ringan TW IV TA 2015 ini merupakan latihan program dengan tujuan untuk memelihara kemampuan dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam hal menembak.

Latihan menembak ini diikuti oleh para Perwira, Bintara dan Tamtama dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS 1, M 16 dan senjata pendek jenis pistol P 1. Menurutnya latihan ini rutin dilaksanakan setiap tri wulan dengan tujuan untuk meningkatkan skill setiap prajurit utamanya mahir untuk menggunakan senjata sesuai pegangangan masing-masing. Di samping itu ini juga menjadi tuntutan dari jati diri keempat TNI untuk menjadi tentara profesional yang mahir menggawangi alat peralatan yang dimiliki.