SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Sabtu, 07 November 2015

Danramil 1602-01/Wolowona Cek JIS dan JIT

Danramil 1602-01/Wolowona Kapten Inf Supriyadi dan anggota Babinsa Kec. Ende Serma Bonefasius Sere dan Serda Pieter Kase serta Ketua Kelompok Tani Sinar Jaya melaksanakan pengecekan Jaringan Irigasi Sekunder (JIS) sepanjang 300 meter dan Jaringan Irigasi Tersier (JIT) sepanjang 1.500 meter, Jumat (6/11) di Desa Nuaja, Ende, NTT.

Kedua jaringan irigasi ini dibangun pada Tahun 2011 silam namun kondisi saat ini tidak bisa berfungsi atau tidak bisa dimanfaatkan oleh para petani yang tergabung dalam Poktan Sinar Jaya dikarenakan mengalami kerusakan atau putus kena longsor sepanjang kurang lebih 10 meter.

Untuk itu Ketua Poktan Sinar Jaya mengharapkan bantuan Danramil 1602-01/Wolowona dan Babinsa untuk mencarikan solusi perbaikan jaringan irigasi ini, untuk mengantipasi musim tanam yang akan segera datang saat musim hujan.

Danramil mengatakan, akan mengkoordinasikan permasalahan ini secara berjenjang kepada instansi terkait baik di kecamatan maupun di tingkat kabupaten sehingga cepat ditangani sebelum musim hujan tiba. Melihat kondisi longsoran yang ada memang menutupi saluran air yang ada sehingga bila ini dibiarkan maka akan menyusahkan para petani untuk menyiapkan pengolahan lahan persawahannya yang sekaligus juga tidak akan bisa menanami lahan tersebut.

Korem 161/WS dan Jajaran Apel Siaga Latihan Kesiapsiagaan PPRC TNI TA. 2015

Korem 161/WS dan jajaran melaksanakan apel siaga tingkat satu dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan PPRC TNI TA. 2015 yang saat ini dilaksanakan di Morotai, Sabtu pagi (7/11) di lapangan Apel Makorem 161/WS.

Kepala Seksi Operasi Korem 161/WS, Kolonel Inf IKadek Subawa, S.Sos., memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini, sekaligus menyampaikan beberapa informasi dan penekanan terkait pelaksanaan siaga tingkat satu ini.

Kasi Ops mengatakan kepada seluruh prajurit bahwa pelaksanaan apel siaga ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti perintah dari Komando Atas kepada satuan bawah agar melaksanakan apel siaga tingkat satu dalam rangka latihan kesiapasiagaan Pasukan Patroli Reaksi Cepat (PPRC) TNI TA. 2015 yang dilaksanakan di Morotai. Untuk itu seluruh jajaran TNI termasuk satuan Korem 161/WS beserta jajaran agar menyiagakan seluruh satuannya untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional TNI.

Di samping menggelar kekuatan personel, pada apel siaga ini juga digelar kekuatan material seperti kendaraan militer yang disiapkan untuk mendukung mobilitas apabila dibutuhkan sesuai dengan dinamika yang ada.

Apel kesiapsiagaan ini juga digelar di seluruh Kodim dan Koramil Jajaran Korem 161/WS, sehingga semua personel TNI dari level atas sampai pada level terbawah mengetahui bahwa saat ini sedang dilaksanakan Latihan Kesiapsiagaan PPRC TNI TA. 2015 di Morotai.

Kodim 1608/Bima Cetak 1.000 Hektar Sawah

Kodim 1608/Bima dalam upaya mensukseskan program swasembada pangan yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat, merencanakan mencetak sawah untuk tahap pertama seluas 1000 hektar dan pada tahap kedua seluas 1780 hektar., Jumat (6/11) di Kabupaten Bima, NTB.

Seperti yang disampaikan oleh Dandim 1608/Bima Letkol Arh Edi Nugraha, S.Sos., bahwa untuk tahap pertama telah selesai dikerjakan seluas 946 hektar atau sebanyak 94%, sedangkan untuk tahan dua saat ini baru selesai seluas 295 hektar ya sekitar 16%. Sawah seluas seribu hektar yang dicetak oleh Kodim 1608/Bima ini lokasinya berada di beberapa Kecamatan seperti Kec. Sanggar, Kec. Wera, Kec. Monta dan Kec. Madapangga. 

Dengan adanya berbagai usaha yang dilakukan ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dalam rangka memenuhi pangan masyarakat khususnya masyarakat Bima pada varietas Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) yang merupakan bahan makanan pokok masyarakat di Indonesia secara umum.

Koramil Bayan Bagikan Masker Ke Masyarakat

Koramil 1606-03/Bayan bersama Dinas Kesehatan Pemda Lobar membagikan masker gratis kepada masyarakat yang diakibatkan erupsi Gunung Baru Jari, Jumat (6/11) di Kec. Bayan, Lobar, NTB.

Aktivitas Gunung Baru Jari yang beberapa hari lalu mulai bererupsi membuat sebagian wilayah di Pulau Lombok khususnya Lombok Utara dan Lombok Barat terkena dampak terjadinya hujan abu. Dengan semakin meningkatnya intensitas hujan abu tersebut, maka Pemerintah Daerah setempat melalui Dinas Kesehatan yang dibantu oleh Danramil 1606-03/Bayan bersama Babinsanya membagikan masker gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya yang ada di Kec. Bayan agar dampak abu dari meletusnya Gunung Baru Jari tersebut tidak mengganggu pernafasan, selain itu masyarakat juga diingatkan untuk mengurangi aktivitasnya diluar rumah, sehingga akan terhindar dari hujan abu yang dapat mengganggu kesehatan.

Koramil 1626-04/Kintamani Bersama Dinas P2 Pemda Bangli Waspadai Rabies

Koramil 1626-04/Kintamani bekerjasama dengan Dinas P2 Pemda Bangli melaksanakan eleminasi anjing liar dan memberikan vaksin bagi anjing peliharaan berkaitan dengan masih adanya masyarakat setempat yang terserang Rabies, Jumat (6/11) di Dusun Paketan, Desa Sukawana, Kintamani, Bangli.

Eleminasi anjing liar dan pemberian vaksin bagi anjing peliharaan khususnya Ras Kintamani ini dilaksanakan berkaitan dengan masih banyaknya anjing liar yang ada di wilayah Banjar Paketan, Desa Sukawana, Kintamani, Bangli. Dalam pelaksanaannya Tim dari Dinas P2 Pemda Bangli yang dipimpin oleh Made Wirawan bersama Babinsa Desa Sukawana Serda I Dewa Alit setibanya di lokasi berkoordinasi dengan pihak Kepala Desa Sukawana tentang kegiatan untuk melaksanakan eleminasi anjing liar dan memberikan vaksin bagi anjing peliharaan. 

Staf P2 Pemda Bangli menyampaikan maksud dilakukannya eliminasi anjing liar ini, karena maraknya penyakit rabies yg selama ini banyak meresahkan warga masyarakat di beberapa daerah Kintamani. Selain melaksanakan eliminasi dinas P2 juga melaksanakan Vaksinasi terhadap anjing peliharaan.

Pada kesempatan tersebut Bainsa Desa Sukawana juga mengatakan, kegiatan ini sudah saatnya dilakukan untuk mengantisifasi Susfeck Rabies, kerena sudah meresahkan masyarakat yang takut tergigit oleh anjing gila. Selain itu jumlah anjing liar pun semakin banyak berkeliaran di areal pemukiman masyarakat. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar memperhatikan anjing peliharaannya untuk di vaksin secara berkala.