SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Sabtu, 12 September 2015

Kasdam IX/Udayana Periksa Kesiapan Pengamanan PACC dan PAMS

Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigadir Jenderal TNI Hadi Kusnan, memeriksa kesiapan pengamanan penyelenggaraan Pacific Armies Chiefs Conference (PACC) IX dan Pacifik Armies Management Seminar (PAMS) XXXIX , dalam Apel Gelar Pasukan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (12/9).

Pada apel ini Kasdam IX/Udayana didampingi Wakil Asisten Pengamanan Kasad Brigadir Jenderal TNI Ilyas Alamsyah.PACC merupakan forum konferensi para pimpinan Angkatan Darat di wilayah Pasifik yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sebagai sarana bertukar pandangan, meningkatkan hubungan dan kerjasama dalam bidang keamanan. Sedangkan PAMS merupakan forum bagi para pejabat di lingkingan Angakatan Darat dari pangkat Letnan Kolonel sampai dengan Mayor Jenderal se wilayah Asia Pasifik, untuk bertemu dan berdiskusi masalah profesionalisme militer terhadap masalah yang berkembang guna berkolaborasi demi kepentingan bersama di kawasan.Apel Gelar Pasukan ini, dimaksudkan untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan baik secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap. 

PACC IX dan PAMS XXXIX akan dilaksanakan mulai 14 September hingga 17 September 2015.Panglima Kodam IX/Udayana Letnan Jenderal Torry Djohar BT dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam IX/Udayana menegaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas pengamanan ditentukan oleh adanya kerja sama dan koordinasi yang baik antar satuan pelaksana pengamanan. “ Kesuksesan pelaksanaan tugas pengamanan pada kegiatan serupa sebelumnya, hendaknya dapat dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas pengamanan kegiatan nanti “, kata Pangdam IX/Udayana. Pangdam IX/Udayana juga menegaskan, pengamanan tidak mentolerir terjadinya kesalahan sekecil apapun. “ Dengan demikian perlu adanya koordinasi antar unsur satuan tugas pengamanan terutama yang ada di lapangan sehingga bila terjadi kendala atau masalah akan segera dapat diatasi “, tambah pangdam IX/Udayana.Pimpinan Angkatan Darat dari 26 negara akan hadir pada PACC IX, dan 62 peserta akan hadir pada PAMS XXXIX TA 2015 yang digelar di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua Bali. Demikian Pendam IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)

Melalui Olahraga Tingkatkan Solidaritas TNI-POLRI dan Pemda TTU

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB khususnya Makosatgas dibawah pimpinan Dansatgas Letkol Inf. Yudi Gumilar, S.Pd. melaksanakan kegiatan olahraga bersama dengan Kodim 1618/TTU, Polres TTU dan Instansi pemda TTU Jumat (11/9). Kegiatan ini guna meningkatkan hubungan kerjasama dan solidaritas dalam menunjang menjaga keamanan kewilayahan Kab. TTU.

Pelaksanaan olahraga bersama pada hari Jumat tanggal 11 September 2015 pukul 07.00 Wita bertempat di Markas Polres TTU. Dalam kesempatan ini Dansatgas Letkol Inf. Yudi Gumilar, S.Pd. menyampaikan trimahkasih atas partisipasi seluruh instansi dalam kegiatan olahraga bersama ini guna meningkatkan hubungan kerjasama dan solidaritas TNI-Polri beserta Pemda TTU untuk kepentingan pemerintahan daerah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu juga Dansatgas menyampaikan terimahkasih atas kerjasama seluruh instansi terkait yang telah mendukung selama kegiatan pengamanan perbatasan oleh Yonif 744/SYB selama 9 bulan dimana akan melaksanakan Purna tugas dengan alih kodal Yonif Armed 11/Kostrad.

Dalam kegiatan olahraga bersama ini meliputi beberapa rangkaian senam bersama, jalan santai, pertandingan Volly, Tebe Bersama dan melaksanakan foto bersama. Kegiatan ini berjalan dengan penuh kekeluargaan dan silahturahmi antar satu dengan yang lain benar-benar dirasakan. Semoga kegiatan ini dapat memotifasi dan menjaga solidaritas kekeluargaan antar instansi dimanapun berada untuk kepentingan bersama dalam pemerintahan daerah. Turut hadir dalam kesempatan ini Kodim 1618/TTU, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB, Polres TTU dan Pemda TTU. (MMC IX/Udayana)

Brigif menggelar Tes Urine dan Penyuluhan narkoba kepada prajurit yonif 744/SYB

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu Brigif 21/Komodo Kamis (10/9) menggelar tes urine dan penyuluhan tentang penyalah gunaan narkoba di Aula Serba Guna Sivava mako Yonif 744/SYB.

Dalam perkembangan zaman yang semakin maju dan moderen tentu dengan mudah penyebaran narkoba dikalangan manapun bisa terjadi kapan saja dan siapa saja. Untuk mencegah hal tersebut tentu membutuhkan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan interaksi dalam hubungan kerjasama kepada instansi manapun dan seluruh masyarakat Indonesia harus ditingkatkan agar negara indonesia bebas dari narkoba.
Sebelum pelaksanaan penyuluhan dan tes urine prajurit Yonif 744/SYB melaksanakan pengisian formulir. Kegiatan penyuluhan dan tes urine dalam rangka pencegahan, pembrantasan dan akibat penyalahgunaan narkoba. Dalam penyuluhan ini menyampaikan tidak menutup kemungkinan penyusupan narkoba kepara Prajurit bisa terjadi. Penyuluhan narkoba ini bertujuan untuk membantu dan mengetahui cara pencegahan dari pengaruh buruk yang negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, satuan tersebut serta bangsa dan negara. Ingat narkoba tidak memandang siapapun, kapanpun dan dimanapun anda berada. Maka dari itu Stop “ narkoba” mari kita berantas bersama demi masa depan bersama.

Turut hadir dalam penyuluhan tersebut Kasi intel Brigif21/KMD beserta jajarannya, Dinas kesehatan Kab. Belu dan seluruh Prajurit Yonif 744/SYB. (MMC IX/Udayana)

Jumat, 11 September 2015

Babinsa Koramil 1608-04/Woha Pelopori Pembangunan Bak Air

Babinsa Koramil 1608-04/Woha Kodim 1608/Bima bersama dengan warga setempat Kamis (10/9) melaksanakan kegiatan pembuatan pembangunan penampungan bak air bersih di Gunung Sadundu Dsn.Sinar Ds.Nisa Kecamatan Woha Kab Bima, warga desa Naru,Nisa,Tente.

Warga dari ketiga dusun tersebut sangat antusias menanggapi ide Babinsanya yang dalam hal ini diprakarsai oleh Serka Agus Salim dan Sertu Faris anggota Koramil 1608-04/Woha Kodim 608/Bima, yang dituangkan dalam kesepakat desa, gagasan pembuatan bak air tersebut dilakukan dengan menggunakan dana swadaya dari masarakat. Dengan adanya Bak Air Bersih ini harapan dari masyarakat kini mulai terobati, karena selama ini warga untuk mendapatkan air dengan memanfaatkan atau mengambil di sungai Sal Pela Parado untuk kebutuhan sehari-harinya.Dengan membangun bak air dengan ukuran 5 M X 3 M, dana dari swadaya masyarakat tersebut diperkirakan mampu menampung kurang lebih 2.200 liter air bersih yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan 140 KK.

Pembangunan bak air ini ditempatkan diatas ketinggian gunung Sadundu dengan kemiringan 81 derajat dari permukaan air laut dengan sumber air yang didapat dari pengeboran sungai bawah tanah, selanjutnya air ditarik dengan menggunakan mesin air Sumitzu , kemudian air yang disedot dengan menggunakan mesin atersebut dialirkan ke bak penampungan utama di gunung Sadundu dengan jarak sejauh 150 M, selanjutnya air dialirkan kedalam 2 bak penampungan warga yang terbuat dari viber, dari bak penampungan warga inilah selanjutnya disalurkan kerumah warga yang rencananya akan diperuntukkan untuk 140 KK di ketiga dusun tersebut. Demikian Pendam IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)

Kapendam IX/Udayana Hadiri Hari Radio Ke 70

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Rahman Sujana mewakili Pangdam IX/Udayana hadir pada peringatan Hari Radio ke 70 yang secara serentak hari ini Jumat (11/9) diperingati oleh Insan Radio seluruh Indonesia, termasuk yang dilaksanakan di Halaman Kantor LPP RRI Denpasar. 

Rangkaian acara peringatan kali ini antara lain diisi dengan sambutan Kepala LPP RRI Denpasar, Penyulutan Api Tri Prasetya, Sambutan secara Live dari Direktur Utama LPP RRI, Sambutan Gubernur Bali yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Pemberian Penghargaan kepada Tiga Pendengar Interaktif RRI Denpasar serta sebagai penutup diakhiri dengan acara hiburan. 

Dalam sambutannya Kepala RRI Denpasar, I Made Ardika mengatakan bahwa peringatan hari radio kali inii mengambil tema “ Mewujudkan Transformasi LPP RRI Dalam Meningkatkan Pelayanan Siaran Di Era Konvergensi Media” untuk meneguhkan akan posisi RRI mengikuti perkembangan teknologi penyiaran. Ini merupakan moment yang sangat strategis terkait dengan eksistensi RRI yang dalam pelaksanaannya berpegang pada tiga tekad yang terkandung pada Tri Prasetya RRI. Melalui tekad dan prinsip-prinsip penyiaran publik harus dapat diwujudkan visi dan misi RRI sebagai radio berjaringan terluas, pembangun karakter bangsa dan berkelas dunia serta melalui kegiatan penyiaran RRI harus mampu merekatkan keberagaman dan memperkokoh persatuan dan kesatuan dimana selama 70 tahun RRI mengawal NKRI.

Sementara Direktur Utama LPP RRI, Rosita Niken Widiastuti, dalam sambutannya yang disampaikan secara live mengatakan bahwa sebagai media pengawal NKRI Radio Republik Indonesia saat ini sudah memasuki usia 70 tahun dimana pada saat ini RRI sedang melaksanakan transformasi di segala lini. Dalam bidang program dan produksi terus dilakukan perbaikan kualitas melalui konten kreatif dalam rangka membangun karakter bangsa. Siaran RRI harus mampu memberikan solusi dan inspirasi bagi kemajuan masyarakat berbangsa dan bernegara.

Senada Gubernur Bali yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangun, mengatakan bahwa peringatan hari Radio ke 70 merupakan momentum bersejarah dalam memantapkan eksistensi RRI yang telah berusia 70 tahun yang dalam perjalanan panjangnya tentu telah mengalami pasang surut dalam dinamika pengabdian dan perjuangannya. RRI yang lahir sebagai media perjuangan pembangkit nasionalisme pada masa kemerdekaan dan kini sebagai lembaga penyiaran publik dengan jangkauan luas telah terbukti mampu berperan penting sebagai pembawa aspirasi sekaligus sebagai kontrol sosial bagi masyarakat. Di samping memberikan sambutan, Gubernur Bali yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan didaulat untuk melaksanakan penekanan tombol tanda diresmikannya Radio Picture/Radio Bergambar RRI Denpasar sebagai program terbaru di Tahun 2015 untuk mengembangkan teknologi penyiaran. (MMC IX/Udayana)