SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Sabtu, 11 April 2015

Kodim 1619/Tabanan dan PNS Lingkungan Pemkab Tabanan Tanami Lahan Tidur

Personel Kodim 1619/Tabanan khususnya PNS bersama beberapa PNS di lingkungan Pemkab Tabanan Jumat (10/4) melaksanakan penanaman Kedelai di sebuah lahan yang cukup lama tidak dimanfaatkan seluas 25 Are di Desa Wanasara Kecamatan Tabanan. 

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Choiril Anwar, S.Sos meyakinkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan dan Kepala Dinas Pertanian Ir.Nyoman Budana selama ini cukup giat memotori kegiatan serupa yang selalu didukung penuh oleh Kodim 1619/Tabanan guna memberikan contoh nyata positip dan menggugah semangat masyarakat sekitar dalam meningkatkan hasil pertanian. Kegiatan ini meskipun sasarannya cukup kecil namun bisa memberikan efek yang besar sekaligus menjadi gambaran atau wujud kepedulian TNI-AD dan Pemkab Tabanan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan merealisasikan pokok-pokok kebijakan Presiden RI Bapak Jokowi dalam program Swasembada pangan. Lahan yang digunakan sebagai tempat penanaman Kedelai merupakan bagian dari kompleks perumahan pejabat wilayah di Kabupaten Tabanan yang sebelumnya pernah ditanami jagung, sedangkan bibit Kedelai disiapkan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Tabanan. Pemilihan jenis tanaman kedelai atas pertimbangan kondisi lahan yang cenderung kering karena terbatasnya sarana pengairan dan pertimbangan kondisi iklim di bulan-bulan ini yang cukup menguntungkan untuk pertumbuhan kedelai.

Dalam kegiatan tersebut telah dibagi sektor-sektor penanaman untuk memberikan kemudahan bagi instansi (sesuai sektor) dalam melaksanakan pemeliharaan sehingga beberapa hari kedepan akan bisa dilihat tingkat keseriusan masing-masing instansi dalam perawatan atau pengolahannya. Sebuah kompetisi pertanian yang sangat positip dan nama baik instansi bisa jadi akan dipertaruhkan disini. Selain bibit, Dinas Pertanian juga menyiapkan pupuk jika instansi memerlukan selama proses pemeliharaannya.(MMC IX/Udayana)

Jabatan Komandan Kodim 1617/jembrana diserah terimakan

Danrem 163/WSA Kolonel Inf Heri Wiranto sebagai irup pada acara serah terima jabatan Dandim 1617/jembrana Sabtu ( 10 /4), serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Makorem 163/WSA.

Serah terima tugas dan tanggung jawab tersebut diserahkan kepada Komandan Kodim 1617/Negara yang baru Letkol.Inf Sansan Iskandar, Yang sebelumnya dijabat oleh Letkol Czi vincentius Agung cahya kurniawan. Dalam sambutannya Danrem 163/Wsa kol.Inf Heri Wiranto S.E,.M.M.menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Inf sansan Iskandar, dan Kepada letkol Czi vincensius Agung cahya kurniawan menyampaikan ucapan trima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena telah melaksanakan tugas sebagai komandan kodim 1617/jembrana dengan baik (MMC IX/Udayana).

Danramil-04/Kediri Kodim 1619/Tabanan Kawal Kunker Mensos RI

Di wilayah Koramil-04/Kediri Kodim 1619/Tabanan telah berlangsung kegiatan kunjungan kerja Mensos RI Khofifah Indar Parawangsa Jumat, (10/4) di Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya Bali yang merupakan bagian dari wilayah dalam rangka meninjau secara langsung kegiatan sosial yang telah diselenggarakan oleh Dinas Sosial Propinsi Bali dan aktifitas anak-anak yang berada di PSBN Mahatmiya Tabanan-Bali.

Adalah menjadi sebuah kewajiban bagi setiap aparat Kowil untuk mengamankan, memantau dan memonitor setiap kegiatan di wilayahnya terlebih kegiatan-kegiatan yang bernilai strategis seperti kegiatan-kegiatan pejabat baik militer atau sipil di wilayahnya sehingga proses dan mekanisme kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan. Kehadiran Mensos RI disambut hangat oleh sekitar 150 orang anak-anak PSBN Mahatmiya Tabanan, Kadis Sosial Propinsi Bali I Nyoman Wentan, Unsur Muspida Tabanan, Kadis Sosial Pemkab Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, S.Sos, Muspika dan para Stake Holder terkait bidang kesosialan. Sambutan Sekda Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, M.M yang mewakili Bupati Tabanan menerangkan bahwa dengan adanya konvensi tentang hak-hak penyandang disabilitas merupakan wujud komitmen dan kepedulian seluruh elemen bangsa bagi kemajuan HAM khususnya para penyandang disabilitas. Mereka wajib mendapatkan perhatian dari kita semua dan selama ini Pemkab Tabanan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa terkecuali para penyandang disabilitas melalui program-program kegiatan yg inovatif sesuai dengan visi pembangunan di Kabupaten Tabanan yang "SERASI".

Ibu Khofifah Indar Parawangsa pada sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas sambutan dari anak-anak PSBN Mahatmiya Tabanan beserta seluruh pengurus yang sangat luar biasa. Saat ini Kemensos terus berupaya agar para penyandang disabilitas mendapat Kartu khusus yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan kesejahteraannya. Mensos RI juga berharap mereka bisa berbaur ditengah-tengah masyarakat tanpa adanya diskriminasi. Dalam lawatannya ke Kabupaten Tabanan tersebut, Kemensos RI juga menyempatkan untuk mengunjungi rumah warga yang ada di Banjar Delod Puri Desa Kediri Kecamatan Kediri terkait dengan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2015. PKH adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi kewajibannya. PKH diarahkan untuk membantu kelompok sangat miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan, selain memberikan kemampuan kepada keluarga untuk meningkatkan pengeluaran konsumsi. Melalui program ini diharapkan dapat mengubah perilaku Keluarga Sangat Miskin untuk memeriksakan ibu hamil/Nifas/Balita ke fasilitas kesehatan dan mengirimkan anak ke sekolah dan fasilitas pendidikan sehingga dalam jangka panjang, PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi.

Beberapa warga yang dikunjungi diantaranya Keluarga I Wayan Suadi, I Ketut Kamas Riadi, I Wayan Susastra dan I Ketut Adyana yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh. Para peserta program HPH tersebut mendapatkan bantuan tunai (sesuai persyaratan), memperoleh pelayanan kesehatan di penyedia pelayanan kesehatan (Puskesmas, Posyandu, Polindes) dan berhak atas pelayanan pendidikan bagi anak usia wajib pendidikan dasar 9 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar, melalui program pendidikan formal, informal maupun non formal. Adapun para pesertanya bisa Ibu atau wanita dewasa yang mengurus anak pada keluarga yang bersangkutan dan jika tidak ada ibu maka yang menerima adalah kakak perempuan dewasa. Danramil-04/Kediri Kapten Inf Gede Artawijaya, bersama Kapolsek Dan Camat setempat mengawal langsung dan mengikuti setiap tahapan dengan cermat hingga akhirnya sekitar Pukul 16.15 Wita saat Kemensos RI meninggalkan lokasi kegiatan bersama rombongan tidak terjadi hambatan.(MMC IX/Udayana)

Jumat, 10 April 2015

Prajurit Kodim 1619/Tabanan ikuti ujian kenaikan tingkat sabuk dasar Yongmoodo

Gedung Olahraga Debes Pemkab Tabanan dipilih oleh Kodim 1619/Tabanan sebagai lokasi terpusat ujian kenaikan tingkat sabuk dasar Bela Diri Militer Yongmoodo Jumat, (10/4) yang diikuti Seluruh personel militer dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Choiril Anwar, S.Sos dengan penuh semangat dan terlihat tampak siap menghadapi Ujian. 

Yongmoodo merupakan seni beladiri asal Korea Selatan dan telah menyemarakkan keragaman seni beladiri di Indonesia. Sejalan dengan falsafah militer yang menjunjung sportifitas dan patriotisme, beladiri tangan kosong ini telah menjadi seni beladiri wajib di TNI Angkatan Darat sejak tahun 2008 atau 4 tahun sebelum resmi disosialisasikan kepada masyarakat. Yongmoodo sendiri dalam istilah kemiliteran disebut sebagai Bela Diri Militer (BDM) TNI AD yang wajib dikuasai oleh para prajurit di seluruh satuan jajaran TNI AD. Pada tahun 2012 secara resmi telah didirikan Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI), sehingga sejak itupun mulai disosialisasikan kepada masyarakat umum di Indonesia. Sosialisasi berupa roadshow ke sejumlah kota besar di Indonesia dan diperagakan juga sejumlah jurus yang dilakukan oleh atlet Yongmoodo. 

Dandim 1619/Tabanan berpesan khusus kepada para prajurit sebelum memulai kegiatan ujian kenaikan tingkat hari ini khususnya hal-hal berkaitan dengan faktor keamanan, karena seni bela diri ini cukup ekstrim dan keras sehingga beresiko cukup tinggi. Semoga dengan kegiatan pengujian ini kemampuan beladiri militer prajurit tetap terpelihara sehingga prajurit TNI AD khususnya di satuan Kodim 1619/Tabanan semakin siap operasional. (MMC IX/Udayana)

Dandim 1619/Tabanan ikuti Rapat Pendampingan Rehabilitasi Jitut

Kepala Dinas Pertanian Propinsi Bali mengundang para Babinsa jajaran Kodim 1619/Tabanan Kamis (9/4) bertempat di ruang rapat Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Tabanan undangan tersebut bagi yang subak di wilayahnya menerima bantuan Upsus Swasembada Pangan khususnya Rehabilitasi Irigasi di 32 titik lokasi tersebar. Rapat Koordinasi ini mengambil topik tentang Pendampingan Kegiatan pengembangan Jaringan Irigasi tersier di wilayah Kabupaten Tabanan.

Kabid Pertanian yang mewakili Kadis Pertanian Propinsi Bali I Nyoman Suarsana pada kesempatan itu menyampaikan kepada Babinsa jajaran Kodim 1619/Tabanan yang wilayah binaannya terdapat subak yang menerima bantuan pengembangan irigasi dari dana APBN-P 2015 agar turut membantu pengawasan baik saat penerimaan hingga realisasi kegiatan pengembangan irigasi, ditambahkan juga bahwa dana saat ini telah dicairkan dan langsung diterima oleh Pekasih.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Choiril Anwar, S.Sos dan Kadistan Pemkab Tabanan Ir. I Nyoman Budana. Dandim yang berkesempatan memberikan arahan memberikan informasi bahwa Menteri Pertanian baru saja melaksanakan panen padi perdana di Subak Gunggungan sehingga mulai besok perlu ditindaklanjuti oleh Babinsa setempat dengan memberikan bantuan khususnya tenaga maupun proses distribusi. Selain itu Dandim juga berpesan agar Babinsa tidak perlu ragu dalam melaksanakan pengawasan terhadap bantuan pemerintah yangvtelah direalisasikan di lapangan, TNI AD harus menjamin seluruhnya benar-benar tepat guna sehingga swasembada pangan bisa segera terwujud. Demikian juga keluhan para petani perlu dihimpun dan dilaporkan secara hirarkhis sehingga bisa diambil dengan segera tindakan cepat di lapangan baik oleh Pemkab Tabanan melalui Distan atau bahkan Kodim 1619/Tabanan. (MMC IX/Udayana) \