Dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam pencanangan Swasembada pangan Prajurit TNI AD bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan petani untuk bersama-sama turun kelapangan seperti yang dilaksanakan Babinsa Taman Koramil 1611-05/Abiansemal bersama Babin Kamtibmas ,Pekaseh,anggota koperasi 3 orang gapoktan 1 orang an. i nyoman sadra kegiatan pengecekan pembagian pupuk jenis urea 15 ton,poska 12 ton dan organik 37,5 ton persubak disubak taman pada hari sabtu tgl 04-04-2015 mulai pkl 11.00 s.d 11.30 wita br delod pasar ds.taman seluas 50 ha kec.abiansemal untuk meningkatkan swasembada pangan. (MMC IX/Udayana)
Minggu, 05 April 2015
Sinergitas TNI POLRI di perbatasan RI-RDTL
Mako Satgas Pamtas RI-RDTL menggelar acara penyerahan barang bukti hasil penggagalan penyelundupan (1/4) di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL oleh Dansatgas Pamtas kepada Kapolres Belu. Sejumlah 2 unit sepeda motor dan 450 liter BBM jenis minyak tanah adalah barang selundupan yang berhasil digagalkan oleh Pos Pamtas di bawah Komando Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad. Acara tersebut dilaksanakan setelah Kapolres Belu didaulat sebagai inspektur upacara pada upacara kenaikan pangkat sehingga mencerminkan sinergitas yang baik antara TNI dengan POLRI dalam memberantas tindak kriminal terutama penyelundupan yang terjadi di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela, ketika menjadi InspekturUpacara penyematan tanda kepangkatan buat prajurit TNI di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL, mengatakan, secara pribadi dan atas nama institusi Polri dirinya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan TNI berkenaan dengan penyematan tanda pangkat untuk anggota TNI. Dirinya tidak pernah membayangkan kalau Dansatgas Pamtas RI-RDTL yang juga menerima kenaikan pangkat dari Mayor Infanteri ke Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri itu,mempercayakannya untuk penyematan ke prajurit TNI.
“Saya menyatakan terima kasih atas penghargaan yang diberikan TNI khususnya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur ini. Ini menunjukan bahwa TNI dan Polri tetap satu, kompak dalam menjaga keutuhan NKRI. Kehadiran saya di Mako Satgas Pamtas hendaknya prajurit melihatnya bahwa saya adalah orangtua para prajurit juga, begitupun anggota Polri melihat Dansatgas sebagai orangtuanya juga. Mari kita terus bersinerji dalam menjalankan tugas demi NKRI”,tegas Kapolres, AKBP Raja Sinambela.
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Letkol Inf Muhammad Nas,S.I.P. mengatakan,” Pada tanggal 1 April 2015 ini di lingkungan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad, ada 32 prajurit yang menerima kenaikan pangkat. Dirinyapun mengalami hal yang sama menerima kenaikan pangkat di penugasan, tentu merupakan kebanggaan yang luar biasa. Kenaikan pangkat itu tidak hanya seremonial tetapi itu suatu penghargaan Negara terhadap perjuangan prajurit di lapangan selama ini. Perjuangan yang melelahkan dan prestasi yang sudah ditunjukan, maka prajurit berhak menerima kenaikan pangkat. Saya tentu berharap kekompakan yang sudah ditunjukan pimpinan kedua institusi ini tetap menular ke anggota dalam menjalankan tugas pengaman Negara di wilayah ini”, harap Letkol Nas.
Penyelundupan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Belu yang seringkali terjadi, menyebabkan kelangkaan BBM sehingga merugikan masyarakat. Upaya-upaya untuk mengantisipasi kejahatan penyelundupan selalu dilakukan melalui patroli dan pengendapan di jalan-jalan tikus yang sering digunakan penyelundup sebagai lalu lintas keluar masuknya barang. Tidak hanya BBM, barang-barang lain seperti kendaraan bermotor, hewan ternak, dan barang-barang lain yang disubsidi oleh pemerintah juga sering diselundupkan dari Indonesia ke Timor Leste.
”Saya berterimakasih atas dedikasi prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad yang bertugas mengamankan perbatasan. Selama 4 bulan berada disini, sudah berhasil menggagalkan penyelundupan 3 sepeda motor dan 2105 liter BBM”, ucapan terima kasih Kapolres Belu AKBP Raja Sinambela,S.H. kepada seluruh prajurit dalam acara penyerahan barang bukti hasil penggagalan penyelundupan. (MMC IX/Udayana)
Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad berbagi kebahagiaan bersama santri Pondok Pesantren
Sejumlah 40 orang santri Pondok Pesantren Al Muhajirin Atambua, di bawah pimpinan K.H.Kamali melaksanakan doa bersama untuk mengucap rasa syukur kepada Allah dan memohon agar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad selalu diberikan keselamatan dan kesuksesan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pasukan pengaman perbatasan. Kegiatan yang dihadiri Dansatgas Pamtas beserta seluruh perwira staf merupakan acara syukuran atas kenaikan pangkat periode 1 April 2015 yang telah dilantiknya 32 anggota Satgas Pamtas termasuk Dansatgas untukmenyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Acara syukuran anggota Satgas Pamtas bersama dengan santri dan pengurus Pondok Pesantren Al Muhajirin adalah suatu wujud ungkapan berbagi kebahagiaan terhadap saudara-saudara di sekitar Mako Satgas. Mayoritas para santri adalah warga Timor Leste yang memilih menjadi Warga Negara Indonesia pada saat jejak pendapat tahun 1999 atau dikenal sebagai warga baru di Kabupaten Belu. Acara sederhana yang dilaksanakan di pondok pesantren menganandung arti bahwa Satgas Pamtas sangat peduli dengan warga negara yang masih mencintai merah putih dan peran tokoh agama dalam keberhasilan tugas TNI sangat dibutuhkan dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Amanah menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi adalah anugerah dari Allah SWT yang patut disyukuri. Saya berdoa dan berharap agar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/R Kostrad selalu diberi kemudahan dan keselamatan dalam bertugas”, penyampaian K.H. Kamali pimpinan Pondok Pesantren Al Muhajirin. Salah satu pengurus Pondok Pesantren juga menambahkan,” Sejak hadirnya Yonif 514/R Kostrad, kelangkaan BBM di Atambua sudah jarang terjadi karena banyaknya penyelundupan yang berhasi digagalkan”. (MMC IX/Udayana)
Koramil 1601-03 /Pahunga Lodu: Sulam Kebun Kelor
Babinsa Ramil 1601-03/Pahunga Lodu KODIM 1601/Sumba Timur melaksanakan penyulaman kebun kelor yang biasa dikenal dengan pohon marungga seluas 300 m bertempat Sabtu (4/4) di lahan kebun kelor Koramil 1601-03/Pahunga Lodu dalam rangka kegiatan sabtu hijau,.
Melalui program pemberdayaan kelor hasil Korem 161/Wira Sakti, maka Kodim 1601/Sumba Timur telah mengambil langkah-langkah nyata sebagi tindak lanjut dilapangan untuk mensukseskan program tersebut, diawali dengan membuka dan menyiapkan lahan kebun kelor di masing-masing koramil jajarannya.
Komandan Kodim 1601/Sumba Timur Letkol Inf Alexsius Ngurah Adnyana, P. S.c mengarahkan seluruh anggotanya khususnya para Babinsa dalam rangka mendukung program tersebut agar di setiap sabtu hijau mengisi kegiatan koramil dengan kegiatan penyulaman kebun kelor sebagai salah satu upaya merawat tanaman kelor sehingga nantinya didapatkan hasil kelor dengan kualitas yang baik. Dandim 1601/Sumba Timur juga memberikan perintah agar seluruh jajarannya dapat mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong mereka digunakan sebagai lahan kebun kelor dan menjelaskan manfaat dari kelor tersebut sebagaimana diketahui bahwa kelor memiliki manfaat antara lain menyuburkan tanah, bijinya bisa dijadikan sebagai minyak kelor untuk kosmetik , daunnya sebgai bahan pembuat sayur mayur maupun lainnya sehingga kelor bernilai ekonomis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.(MMC IX/Udayana)
Sabtu, 04 April 2015
Babinsa Ramil 1601-05/Kota Waingapu bersihkan Irigasi
Babinsa Kodim 1601-05/Kota Waingapu bersama dengan kelompok tani dan masyarakat melaksanakan pembersihan saluran irigasi bertempat di Kelurahan Kambaniru Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur, Rabu (25/3).
Kegiatan ini berawal dari keluhan masyarakat dan kelompok tani tentang kecilnya volume debit air pada saluran irigasi yang mana dirasa sangat penting kegunaannya bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga dan pengairan sawah.
Menanggapi keluhan yang timbul di masyarakat, Serda Musliudin Selaku Babinsa Kodim 1601-05/Kota Waingapu melaporkan hal tersebut kepada Danramil 1601-05/Kota Waingapu dan Dandim 1601/Sumba Timur untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Lurah Kambaniru serta RT setempat untuk melaksanakan kegiatan pembersihan saluran irigasi dengan masyarakat dan kelompok tani di Kelurahan Kambaniru demi tersedianya pasokan air yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari serta maksimalnya pengairan sawah demi tercapainya hasil pertanian yang lebih baik sehingga program pemerintah tentang swasembada pangan dapat tercapai.
Sementara itu , Pak Dominggus selaku salah satu anggota kelompok tani di tempat berlangsungnya kegiatan pembersihan saluran irigasi menyampaikan “ ucapan terima kasih kepada pihak Kodim 1601/Sumba Timur yang telah mengajak masyarakat dan kelompok tani dalam membersihkan saluran irigasi yang dapat menunjang hasil pertanian yang lebih baik lagi, mengingat sebagian besar masyarakat di Kelurahan Kambaniru berprofesi sebagai petani yang mana sangat bergantung pada hasil pertanian.” ujarnya. (MMC IX/Udayana).
Langganan:
Postingan (Atom)




