SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Senin, 14 Maret 2016

Korem 162/WB Gelar Seleksi Tamtama Pk Gel I Tahun 2016

Korem 162/WB sebagai Sub Panda penerimaan calon prajurit di wilayah NTB melaksanakan kegiatan seleksi Calon Prajurit Tamtama PK Gel I Tahun 2016, Senin (14/3) di Aula Sudirman Korem 162/WB, Mataram. 

Kegiatan seleksi yang sat ini diikuti oleh 470 peserta nantinya dilaksanakan secara bergelombang selama tiga hari, setelah mengikuti seleksi tingkat Panda yang terdiri dari tes administrasi, seleksi kesehatan dan fostur. Calon Prajurit yang dinyatakan lulus seleksi tingkat Sub Panda ini akan kembali mengikuti seleksi tingkat pusat di Kodam IX/Udayana. Dengan adanya seleksi yang ketat pada tingkat Sub Panda ini, diharapkan nantinya dapat terpilih calon-calon Prajurit yang berkualitas sehingga akan melahirkan parjurit-prajurit professional yang akan terus menjaga keutuhan NKRI.

Korem 162/WB Cek Urine Seluruh Anggotanya

Korem 162/WB bersama BNN melaksanakan kegiatan tes urine bagi seluruh anggota Korem 162/WB baik Militer maupun PNS, Senin (14/3) di Makorem 162/WB, Mataram.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencegah adanya anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, karena sesuai dengan instruksi dari pimpinan TNI apabila ada oknum anggota baik Militer maupun PNS yang terbukti sebagai pengguna Narkoba maka hukumannya dipecat. Untuk itu Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham srigede, S.T.,M.Si., menekankan kepada seluruh anggota agar tidak sekali-kali mencoba menggunakan Narkoba, karena dampak yang ditimbulkan akan sangat merugikan tidak hanya bagi diri sendiri namun juga akan merugikan keluarga dan satuan tempatnya bertugas. 

Selain itu, Danrem 162/WB juga menyampaikan bahwa Narkoba merupakan salah satu cara yang digunakan dalam perang proxy atau proxy war yaitu dengan cara menghancurkan generasi penerus bangsa melalui Narkoba, untuk itu Danrem berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar peduli dan bersama-sama mencegah peredaran Narkoba tersebut dengan cara menjaga dan memberikan penjelasan mengenai bahaya Narkoba kepada keluarga dan teman-teman terdekat. Kegiatan tes urine ini nantinya akan tetap dilaksanakan sehingga Korem 162/WB bersih dari peredaran Narkoba.

Kodim 1608/Bima Kembali Cetak Sawah

Kodim 1608/Bima dalam program peningkatan swasembada pangan melaksanakan kegiatan cetak sawah baru, Minggu (13/3) bertempat di Desa Risa, Kec. Woha Kab. Bima. 

Dari kegiatan cetak sawah baru tersebut anggota Kodim 1608/Bima menggarap lahan di Dusun Kalate Mbaju seluas 200,23 hektar, dari luas lahan yang tersedia tersebut telah diselesaikan seluas 105 hektar. 

Selain di Desa Kalate Mbaju, anggota Koramil 1608-07/Monta juga telah menyelesaikan 43,8 hektar dari luas lahan yang tersedia sebanyak 60 hektar di Dusun Seramancanga, Desa Tolo Tangga dan di Dusun Doro Nbolo satu, tiga dan empat serta di Dusun Mangge Colu, Desa Tangga Baru, anggota Koramil 1608-07/Monta telah berhasil menyelesaikan cetak sawah baru seluas 30 hektar. 

Dengan telah dilaksanakannya kegiatan cetak sawah baru tersebut, diharapkan target untuk mencetak sawah baru seluas 1.000 hektar di wilayah NTB dapat terpenuhi, sehingga program peningkatan swasembada pangan untuk wilayah NTB dapat terwujud.

Minggu, 13 Maret 2016

Dandim 1618/TTU Dampingi Bupati TTU Dalam Acara Tatap Muka Dengan Masyarakat Wini.

Dandim 1618/TTU, Letkol Inf Yudi Gumilar, S. Pd., mendampingi Bupati TTU Raimundus Sau Fernandes pada acara kunjungan kerja sekaligus tatap muka dengan masyarakat Kecamatan Wini, Kabupaten TTU, Jumat (11/03) dalam rangka pelebaran jalan perbatasan.

Kegiatan tatap muka untuk membahas pelebaran jalan perbatasan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat terutama dalam mempercepat roda perekonimian masyarakat juga dihadiri pejabat lainnya, diantaranya, Waka Polres TTU, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Letkol Arm Teguh, Tripika Kecamatan Insana Utara, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat dan masyarakat setempat yang berjumlah sekitar 100 orang.

Pada kesempatan ini Bupati TTU mengharapkan dan meminta partisipasi seluruh masyarakat Kecamatan Wini untuk mendukung kegiatan pelebaran jalan perbatasan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat. Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa perbatasan merupakan serambi depan yang harus dibangun sebaik mungkin karena ini untuk menjaga wibawa negara. Jalan negara yang ada diperbatasan akan dilebarkan lebih kurang 40 meter sepanjang 5 km dan akan ditambah lagi sampai Desa Oesoko.

Apa yang disampaikan Bupati mendapatkan tanggapan ataupun masukan beragam dari masyarakat yang hadir pada acara tatap muka ini. Seperti yang disampaikan oleh Muhamad Pati menanyakan tentang bagaimana dengan banyak makam yg ada di rumah masyakat. Mikael menanyakan apakah akses pelebarkan jalan akan ada ganti rugi kepada masyarakat. Sementara salah satu warga keturunan Bali, Kadek menyampaikan saran tentang dampak yang sangat luas untuk masyarakat Wini untuk pelebaran jalan harus diukur yang tepat dan dengan pembangunan jalan tersebut apakah akan membuat masyarakat sejahtera atau tidak. Saran yang cukup menarik perhatian disampaikan oleh Gaunden Desanto, tolong diperhitungan yang baik dan bila pelebarannya mencapai 20 meter maka rumah saya habis. Masukan masyarakat ditanggapi Bupati TTU dengan mengatakan bahwa pemerintah sudah memikirkan hal tersebut dalam jangka panjang. Penataan jalan lingkungan harus dipikirkan. Tidak mungkin yang dibongkar kami pemerintah daerah lihat saja. Perlu dikomunikasikan dengan baik dengan harga ganti rugi yang pantas. Namun demikian masyarakat menyarankan untuk minta waktu kepada Bupati untuk merembuk tentang luas lahan jalan yang akan dilebarkan dan ganti rugi yang pantas. Tidak sampai dua jam dari waktu yang diminta masyarakat untuk berembuk, hasil kesepakatan bahwa masyarakat

Dandim 1603/Sikka Hadiri Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kabupaten Sikka

Dandim 1603/Sikka, Letkol Inf Abdullah Jamali, S.I.P., menghadiri Pembukaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kabupaten Sikka, Selasa lalu (08/03), yang bertempat di Posyandu Nangalimang Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Kegiatan pencanangan PIN Polio tingkat Kabupaten Sikka dalam rangka pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ini dipimpin secara langsung oleh Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, yang juga dihadiri oleh unsur Forkompimda dan SKPD Sikka lainnya, diantaranya, Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Abdullah Jamali, S.I.P., Palaksa Lanal Maumere Letkol laut (KH) Wensuslaus Kapo, S.H., Kapolsek Alok mewakili Kapolres Sikka Iptu Yohanes Payung Blolu, Pimpinan SKPD Pemkab Sikka, Direktur RSUD dr. TC Hillary Maumere dr. Sinaga, Direktur RSU ST. Gabriel Maumere, Direktur RSU ST. Elisabeth Maumere, Camat Alok Kristina Fitrinita,S.I. P., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka dan beberapa undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Sikka menginstruksikan kepada pimpinan SKPD, Para Camat, Lurah, Kepala Desa, PNS serta seluruh warga masyarakat agar mendukung pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dengan menggerakkan masyarakat agar membawa Bayi dan Balita usia 0 sampai dengan 59 bulan ke Pos PIN untuk mendapatkan imunisasi polio sehingga anak-anak di Kabupaten Sikka terlindung dari penyakit polio. Secara simbolis Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kabupaten Sikka ditandai dengan pelepasan balon "Eradikasi Polio Menuju Dunia Bebas Polio 2020", dilanjutkan dengan pemberian imunisasi polio kepada perwakilan bayi dan balita yang dilakukan oleh Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka, Dandim 1603/Sikka, Danlanal Maumere diwakili oleh Palaksa Lanal Maumere, Kapolres Sikka diwakili Kapolsek Alok, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Ketua Tim penggerak Pkk Kabupaten Sikka dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Sikka, yang kemudian dilanjutkan oleh petugas kesehatan pelaksana Pekan Imunisasi Nasional Polio ini.

Untuk diketahui bahwa Pekan Imunisasi Nasional Polio ini berlangsung selama sepekan dan serentak di seluruh wilayah Indonesia dari tanggal 8 sampai dengan 15 Maret 2016. Secara khusus untuk wilayah Kabupaten Sikka, terselenggaranya kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Pollio adalah suatu upaya program kesehatan bagi Bayi Balita untuk mencegah infeksi kesakitan, kecacatan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit Polio yang sesungguhnya dapat dicegah melalui imunisasi Polio secara global sehingga dapat memberikan keuntungan baik dari aspek kesehatan dan juga secara finansial untuk menuju Kabupaten Sikka yang sehat.