SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Selasa, 23 Februari 2016

Korem 163/WSA Memperingati HUT Ke 55 Gelar Bakti Sosial Kesehatan

Dalam memperingati hari jadinya ke-55 kali ini Korem 163/Wira Satya selain melakukan anjang sana ke beberapa panti asuhan dan juga donor darah, hari ini Danrem 163/WSA Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa membuka Bhakti Sosial kesehatan berupa operasi katarak, periksa mata, pembagian kaca mata dan skrining mata terhadap anak-anak sekolah dasar yang kesemuanya diberikan secara gratis kepada masyarakat, Selasa (23/2) bertempat di Kantor Kecamatan Abian Semal Badung. 

Memperingati pengabdiannya yang telah lebih dari setengah abad ini Korem 163/Wira Satya telah melakukan berbagai kegiatan bakti sosial berupa anjang sana ke panti asuhan, donor darah dan kali ini melakukan operasi katarak, periksa mata dan pembagian kaca mata serta skrining mata terhadap anak-anak SD di Abian Semal selain kegiatan-kegiatan yang lain. Kegiatan bakti sosial kesehatan ini dibuka oleh Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa dengan tujuan untuk membantu pemda dan masyarakat agar Bali bisa terbebas dari kebutaan yang mana saat ini jumlah penderitanya masih sangat tinggi seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk lansia.

Dalam sambutannya Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa mengatakan kegiatan bakti sosial kesehatan ini selain membantu program pemda Bali dalam memberantas kebutaan karena katarak sekaligus sebagai bentuk rasa terima kasih dari seluruh keluarga besar Korem 163/Wira Satya kepada masyarakat Bali yang telah mampu menjaga kebersamaan dan mempertahankan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, sehinga dengan demikian kedekatan tetap terjaga dan keberadaan Korem ini menjadi dambaan masyarakat, dekat dihati masyarakat dan selalu dicintai rakyat karena sesungguhnya masyarakat dan TNI diibaratkan ikan dengan air yang berada dalam satu kolam tidak bisa dipisahkan. Kedepan kita berharap dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih baik dengan menyentuh kebutuhan masyarakat sehingga apa yang menjadi kesulitan dan kebutuhan masyarakat dapat teratasi.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Korem 163/Wira Satya dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia, jumlah pasien yang hadir sebanyak 417 orang terdiri dari pasien operasi katarak 11 orang (1 orang tidak siap dioperasi), pasien yang hanya perlu mendapat obat 19 orang , pasien yang periksa mata dan penerima kaca mata 387 orang, dan skrining mata terhadap anak-anak SD 2 Blakiuh baru akan dilaksanakan besok pagi di Kantor Camat Abian Semal.

Koramil 1608-04/Woha Bersama Petugas PHP dan PPL Serta Masyarakat Laksanakan Penyemprotan Massal

Pada hari selasa 22 Februari 2016 Babinsa Koramil 1608-04/Woha Serda Suhardi bersama dengan petugas PHP dan petugas PPL serta masyarakat Dusun So Raba Ni’u melaksanakan kegiatan penyemprotan tanaman padi secara massal, Selasa (22/2) di Desa Risa, Kec. Woha, Kab. Bima.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat saat ini tanaman padi miliki warga yang berada di Dusun So Raba Ni’u, Desa Risa, Kec. Woha, ini terserang penyakit Blas dan Busuk leher. Dengan menggunakan obat semprot Blast 200 SC, sebanyak satu tutup botol untuk satu tangki digunakan untuk menyemprot lahan seluas kurang lebih lima hektar. Diharapkan penyakit yang ada pada tanaman padi dapat dihilangkan, agar tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal. 

Pada hari yang sama sebelum melaksanakan kegiatan penyemprotan massal, Babinsa Koramil 1608-04/Woha melaksanakan rapat kegiatan peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kerja Mandirin bersama dengan Dinas Perikanan Kab Bima dan masyarakat Desa Talabiu, Kec. Woha, Kab. Bima. 

Dengan adanya berbagai upaya yang dilaksanakan oleh TNI, Dinas Pertanian, Petugas PHP, petugas PPL dan masyarakat khususnya para petani ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen para petani yang ada diwilayah NTB, sehingga program peningkatan swasembada pangan dapat terpenuhi. 

Danrem 162/WB, Waspadai Bahaya Proxy War

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., memberikan ceramah wawasan kebangsaan dan proxy war kepada mahasiswa Universitas NU, Selas (23/2) bertempat di Gedung Universitas Nahdatul Ulama (NU) yang berada di jalan Pendidikan No.6 Mataram.

Materi wawasan kebangsaan dan proxy war yang diberikan merupakan salah satu materi penting yang harus diketahui oleh masyarakat, apalagi mahasiswa. Mengingat proxy war atau perang proxy ini sangat berbahaya walaupun tidak menimbulkan kehancuran seperti perang pada umumnya, untuk itu Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., dalam ceramahnya menekankan kepada para mahasiswa agar selalu waspada dan jangan mudah terpengaruh dengan berbagai godaan yang dapat merusak seperti penyalahgunaan Narkoba, kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain seperti ikut dalam kegiatan demonstrasi dan lain sebagainya, karena itulah salah satu cara yang digunakan dalam proxy war untuk menghancurkan ketahanan Inpoleksosbudhankam suatu negara. Mengingat dalam perang proxy kita tidak mengenal yang mana lawan dan yang mana kawan, karena negara yang ingin menghancurkan negara lain menggunakan pihak ketiga (orang yang ada di dalam negara tersebut) atau yang sering disebut dengan boneka. 

Untuk itu melalui kegiatan ceramah ini diharapkan para mahasiswa dapat benar-benar mengerti dan memahami mengenai perang proxy atau proxy war tersebut, dengan demikian diharapkan para mahasiswa ini nantinya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat lain dan mampu menjadi pelopor untuk memerangi dan menangkal pengaruh dari perang proxy yang sangat berbahaya, serta dapat menghancurkan keutuhan Negara yang kita cintai ini. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PWNU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansyur, Wakil Rektor I dan II, dan para Dosen Universitas NU.

Senin, 22 Februari 2016

Koramil 1608-03/Sape Terus Kawal Dan Dampingi Para Petani

Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan ketahanan pangan penanaman padi serentak di lahan binaan khusus Koramil 1608-03/Sape seluas 7 hektar, Senin (22/2) di Desa Boke, Kec. Sape, Kab. Bima. 

Kegiatan tanam padi dengan menggunakan system jajar legowo ini, diharapkan mampu membantu meningkatkan hasil panen khususnya pada verietas tanaman padi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh dan memotivasi petani yang ada didaerah lain untuk menggunakan sistem jajar legowo dalam penanaman padi, mengingat dengan penggunaan system ini hasil panen menjadi meningkat dua kali lipat, dengan demikian diharapkan program swasembada pangan khususnya untuk wilayah Bima dapat terwujud.

Danrem 162/WB Berikan Kuliah Umum Kepada Mahasiswa KKN Universitas 45

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si. memberikan kuliah Umum kepada mahasiswa KKN Universitas 45 Mataram, Sabtu (20/2) di Aula Gedung Universitas 45 Mataram. 

Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB memberikan materi mengenai wawasan kebangsaan dan Proxy War, mengingat proxy war atau perang proxy ini sangat penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat apalagi mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa, untuk itu Danrem 162/WB menjelaskan mengenai bahaya proxy war. Perang proxy tidak seperti perang pada umumnya karena proxy war tidak menggunakan senjata konvensional, tetapi menggunakan pihak ketiga untuk melemahkan ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan nasional, sehingga akan mengahncurkan suatu negara. 

Oleh sebab itu mahasiswa sebagai generasi muda yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan untuk memajukan bangsa ini harus selalu waspada, jangan sampai terhasut dan mudah diadu domba. Sebagai generasi muda inilah saatnya kita harus bangkit, buka mata, telinga dan hati kita untuk terus berjuang memajukan bangsa ini, dan melawan serta menolak berbagai pengaruh dari proxy war yang dapat menghancurkan bangsa dan negara yang kita cintai. 

Hadir dalam acara tersebut Rektor dan Wakil Rektor I, II dan III, Dekan I dan III, Ketua Dewan Pengurus Universitas 45 yaitu Brigjen Purn Abdul Kadir, para Dosen dan seluruh Staf Rektorat Universitas 45 Mataram.