SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Senin, 30 November 2015

Danrem 162/WB Gelar Silaturrahim Dengan Wartawan

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T., M.Si., menggelar acara silaturrahim dengan wartawan se pulau Lombok, Senin (30/11) di Koridor Makorem 162/WB, Mataram.

Kegiatan silaturrahim dengan wartawan ini digelar dengan tujuan untuk menjaga keakraban antar Korem 162/WB dengan para wartawan yang ada di wilayah NTB khususnya di pulau Lombok, mengingat keberadaan media sangat penting dalam menginformasikan berita mengenai Korem 162/WB. Untuk itu Danrem 162/WB selalu berusaha menyempatkan diri untuk berkumpul dan bersilaturrahim tidak hanya dengan wartawan saja namun juga dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah NTB.

Dalam acara silaturrahim dengan wartawan tersebut, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T., M.Si., diantaranya mengenai keberhasilan Ton III Kipan Yonif 742/SWY dalam lomba Ton Tangkas mewakili Kodam IX/Udayana.

Mengenai netralitas TNI, Danrem 162/WB dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pilkada merupakan program pemerintah, untuk itu harus kita jaga bersama keamanannya, TNI sendiri akan turut membantu menjaga keamanan saat pelaksanaan Pilkada hingga penghitungan suara. Dalam kesempatan tersebut Danrem juga menyampaikan bahwa Korem 162/WB dan seluruh jajarannya tidak boleh mendukung salah satu calon peserta Pilkada dan menekankan kepada anggota jajaran Korem 162/WB agar selalu ingat bahwa netralitas TNI merupakan harga mati.

Kasrem 161/WS Hadiri Hut Ke 44 Korpri Provinsi NTT

Kasrem 161/WS, Kolonel Inf Adrianus Suryo Agung Nugroho mewakili Danrem 161/WS menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke 44 Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senen (30/11) di Halaman Rumah Dinas Gubernur NTT, Jalan El Tari Kupang.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bertindak selaku inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Presiden RI, Ir. Joko Widodo yang pada intinya ada beberapa hal yang menjadi atensi Presiden terhadap penguatan eksistensi Korpri yang sudah berusia empat puluh empat tahun. Kemudian Korpri juga harus dapat meningkatkan kompetensi dan kinerjanya sebagai aparatur negara yang harus mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur kepada masyarakat.

Kemudian ada lima penekanan atau amanat yang harus dipedomani oleh segenap anggota Korpri sehingga diharapkan mampu secara konsisten untuk melaksanakan amanat ini demi kejayaan bangsa menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Kelima amanat penekanan Presiden RI tersebut antara lain ; Pertama, lakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan, reformasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual. Kedua, bangun mentalitas baru yang positif yang berintegritas, yang memiliki ethos kerja dan berjiwa gotong royong. Ketiga, persiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsive terhadap perkembangan zaman. Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. Semua harus berubah ke arah system pemerintahan elektronik atau E Government. Keempat, jaga netralitas anggota Korpri dalam pesta demokrasi, khususnya Pilkada yang akan digelar serentak akhir tahun ini. Kelima, semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktifitas nasional dan daya saing bangsa utamanya dalam menghadapi persaingan antar negara.

Pada upacara peringatan yang dihadiri oleh sejumlah tamu undangan baik sipil maupun militer ini, kepada beberapa Pegawai Negeri Sipil Korpri di lingkungan Provinsi NTT, diserahkan piagam penghargaan dari pemerintah terhadap dedikasi mereka dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara tercinta dan tentunya membutuhkan suatu kerja keras sebagai fondasi untuk terus melangkah optimis dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan yang semakin berat dan kompleks.

Kodam IX/Udayana Merebut Juara Umum Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA 2015

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso menerima kedatangan Tim Peleton Tangkas Kodam IX/Udayana yang telah mengikuti Lomba Peleton Tangkas TNI AD periode II Tahun 2015 dan berasil merebut juara umum se Angkatan Darat, Senin (30/11) di Hall Kodam IX/Udayana.

Dengan diiringi lagu Pahlawan Muda seluruh Prajurit Kodam IX/Udayana berjajar sepanjang jalan Udayana menyambut kedatangan Tim Ton Tangkas Kodam IX/Udayana yang telah sukses membawa harum Kodam IX/Udayana ditingkat TNI AD. Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA 2015, Lomba yang digelar sejak tanggal 21 sampai 27 November ini mempertandingkan 8 Materi yaitu Kesegaran Jasmani “A”, Renang Militer, Teori dan Aplikasi Ilmu Medan, Menembak Pistol, Menembak Senapan, How To Fight Find Fighter (HTF), Lintas Medan serta Bela Diri Militer Yong moodo. Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA 2015 secara resmi ditutup Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono Jumat (27/11/2015). bertempat di Lapangan Sapta Marga Komplek Akademi Militer Magelang. Penyelenggaraan Lomba Peleton Tangkas TNI AD ini merupakan Agenda rutin setiap enam bulan sekali.

Adapun hasil dari Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode II TA 2015 yaitu : 

1. Juara Umum direbut oleh Kodam IX/Udayana dengan menggondol 3 medali emas dari materi Kesegaran Jasmani “A”, Renang Militer dan Lintas Medan serta 1 medali perunggu dari materi HTF. 

2. Juara kedua diraih oleh Kodam V/Brw dengan merebut 2 medali emas dari materi Ilmu Medan dan Bela Diri Militer.

3. Juara ketiga direbut oleh Divisi Infanteri 2/Kostrad dengan perolehan 1 medali emas, dua perak dan 2 perunggu.

Dengan demikian maka piala bergilir yang sebelumnya diraih oleh Divisi 1/Kostrad pada Lomba Peleton Tangkas TNI AD Periode I TA 2015, kali ini menyeberang lautan ke wilayah Kodam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga terhadap prajurit Kodam IX/Udayana yang telah mampu mengharumkan Kodam IX/Udayana melalui ajang Lomba Peleton Tangkas TNI AD dan mampu merebut juara Umum. Pangdam Juga menegaskan Prajurit yang telah berasil jangan merasa sombong akan tetapi terus berlatih karena tidak ada prajurit yang hebat tanpa latihan, lomba ini sebagai cambuk untuk memacu semangat berlatih secara lebih intensif di satuan, guna meraih prestasi yang lebih baik di masa yang akan datang, Mengingat Binsat yang dilaksanakan sepanjang tahun oleh TNI AD yang pada hakikatnya adalah untuk menyiapkan dan meningkatkan kemampuan satuan sampai dengan siap operasional, guna melaksanakan tugas pokok TNI AD.

Hadir Pada acara penyambutan Tim Peleton Tangkas Kodam IX/Udayana diantaranya Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan, Irdam IX/Udayana ,Asrendam, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, LO AL dan LO AU serta para Dan/Ka Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana .

44 Tahun Korpri Kuatkan Eksistensi, Tingkatkan Kompetensi Dan Kinerja

Korp Pegawai Negeri Korem 161/WS dan Jajaran Balak Aju melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke 44 Tahun 2015, Senin (30/11) bertempat di Lapangan Apel Makorem 161/Wira Sakti.

Kasi Intel Korem 161/WS, Kolonel Inf Toyib Anwari, mewakili Danrem 161/WS bertindak selaku inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Presiden RI, Ir. Joko Widodo selaku Penasehat Nasional Korpri, yang diantaranya mengatakan sebagai pribadi, atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia mengucapkan selamat memperingati Hut ke 44 kepada segenap keluarga besar Korpri di seluruh tanah air. Empat puluh empat tahun bukanlah suatu usia yang singkat, karena itu Presiden merasa bangga karena Korpri terus berusaha untuk menguatkan eksistensi, meningkatkan kompetensi dan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Baik buruknya pelayanan pemerintah kepada masyarakat berada di tangan para anggota Korpri. Maka sebagai aparatur negara dituntut untuk mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, terjangkau dan terukur.

Presiden juga menyinggung satu tahun pemerintahannya tentang banyak hal yang dilakukan antara lain mendorong transformasi fundamental ekonomi Indonesia melalui kebijakan mengubah ekonomi berbasis konsumsi ke ekonomi berbasis produksi. Kemudian juga telah dilaksanakan pembangunan beberapa infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara udara, penyeberangan perintis, tol laut dan juga upaya mewujudkan swasembada pangan melalui pembangunan bendungan baru, penyediaan teknologi, pendampingan pertanian, pembangunan jaringan irigasi teknis dan pencetakan sawah baru. Penegakkan hukum termasuk penegakkan hukum di bidang lingkungan hidup dan kehutanan juga mendapatkan perhatian.

Menurut Presiden melalui kerja keras diharapkan akan mampu memberikan fondasi untuk melangkah, serta tetap optimis dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan yang makin berat dan kompleks. Untuk itu Presiden menekankan lima amanat yang menjadi perhatian bagi anggota Korpri antara lain : Pertama, lakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan, reformasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual. Kedua, bangun mentalitas baru yang positif yang berintegritas, yang memiliki ethos kerja dan berjiwa gotong royong. Ketiga, persiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsive terhadap perkembangan zaman. Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. Semua harus berubah ke arah system pemerintahan elektronik atau E Government. Keempat, jaga netralitas anggota Korpri dalam pesta demokrasi, khususnya Pilkada yang akan digelar serentak akhir tahun ini. Kelima, semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktifitas nasional dan daya saing bangsa utamanya dalam menghadapi persaingan antar negara.

Di akhir sambutannya, Presiden RI menaruh harapan besar kepada segenap anggota Korpri agar melaksanakan amanat ini demi kejayaan bangsa dan negara menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Upacara yang berlangsung tertib tersebut dihadiri oleh Para Kasi Korem, Para Dan/Ka Balak Aju, Personel Militer Korem serta semua PNS Makorem dan Jajaran Balak Aju Korem 161/WS.

Minggu, 29 November 2015

Dandim 1625/Ngada Komitmen Menjaga Keamanan Pilkada


Dandim 1625/ Ngada, Letkol Inf Pinsensius Manik mengatakan saat dialog interaktif di Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD), TNI dan Polri sudah berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan selama Pilkada Ngada, Jumat (27/11) di Kabupaten Ngada, NTT.

Ditegaskan oleh Dandim 1625/Ngada, bila ada pihak yang sengaja dan mencoba untuk menghalang-halangi pelaksanaan Pilkada atau membuat keonaran, maka aparat keamanan akan menindak tegas. Itu komitmen kami TNI dan Polri untuk mengawal jalannya pesta demokrasi yang akan berlangsung secara serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang termasuk Pilkada di Kabupaten Ngada.

Untuk itu Dandim mengajak semua pihak yang terlibat dalam Pilkada ini tetap menjaga kondisi daerah tetap kondusif. Kalau ada pihak-pihak yang menghalangi Pikada ini, maka akan berhadapan dengan pihak keamanan dalam hal ini Polri yang didukung sepenuhnya oleh TNI. Dan kepada masyarakat diimbau bila ada tindakan atau gejala-gejala yang ingin mengganggu pelaksanaan Pilkada segera laporkan supaya ditindaklanjuti, tegasnya.

Dalam acara dialog interaktif ini, Dandim 1625/Ngada mengatakan Pilkada serentak merupakan agenda nasional dimana Presiden RI Joko Widodo sudah menegaskan kepada setiap unsur, termasuk TNI-Polri agar menjaga situasi keamanan Pilkada.

Beberapa narasumber hadir pada acara dialog ini antara lain dari KPU Kabupaten Ngada diwakili oleh Aloysius Raubata dan Agustinus Wasek. Ketua Panwaslu Ngada, Sebastian Fernandes dan Dandim 1625/Ngada, Letkol Inf Pinsensius Manik.

Agustinus Wasek dan Aloysius Raubata mengatakan, secara lembaga dan personel, KPU Kabupaten Ngada sudah siap melaksanakan Pilkada Ngada. Bentuk kesiapan itu antara lain dengan pembentukan lembaga penyelenggara hingga ke tingkat PPS. Memberikan bimbingan teknis atau Bimtek kepada seluruh perangkatnya mulai dari PPK dan PPS. Kemudian penyiapan logistik dan akan didistribusikan ke setiap PPS tanggal 6 dan 7 Desember 2015. Dari data yang ada, jumlah DPT Ngada sebanyak 95.099 pemilih. Dengan demikian, surat suara didroping sesuai jumlah DPT ditambah surat cadangan 2,5 persen.

Sementara dari Panwaslu Ngada, Sebastian Fernandes mengatakan, Panwas selalu melakukan pengawasan secara intensif dan pelanggaran yang ditemukan akan direkomendasikan kepada pihak yang berwajib dan merekomendasikan kepada pemerintah.