SELAMAT DATANG DI BLOG MOBILE MEDIA CENTER UNTUK MENGIKUTI BERITA TERBARU TENTANG KODAM IX/UDAYANA DAN BALI NUSRA

Senin, 12 Oktober 2015

Pameran Alutsista dan Panggung Prajurit Ramaikan Kota Mataram

TNI gelar pameran Alutsista dan panggung prajurit dalam rangka Peringatan Ke-70 Hari TNI Tahun 2015, Sabtu (10/10) di Lapangan Sangkareang, Mataram.

Pagelaran panggung prajurit dan pameran Alutsista TNI dalam rangka Peringatan Ke-70 Hari TNI Tahun 2015 mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Mataram dan sekitarnya. Acara yang dibuka pada hari Sabtu 10 Oktober 2015 tersebut dihadiri ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan pameran Alutsista TNI-Polri dan panggung prajurit yang dimeriahkan 16 Band yang ada di Mataram, selain menyuguhkan berbagai acara hiburan masyarakat juga diberikan berbagai macam doorprize. Acara yang dimulai dari pukul 09.00 Wita, diawali dengan berbagai kegiatan termasuk kegiatan displey marcingband dari Akademi Angkangan Udara dan untuk acara puncak serta pembagian doorprize dimulai dari pukul 15.00 Wita sampai dengan pukul 24.00 Wita.

Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB bersama Dalanal Mataram dan Danlanud Rembiga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan yang digelar oleh TNI ini diperuntukkan bagi masyarakat Mataram dan kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan antara TNI, Polri dan masyarakat. Sehingga kedepan TNI dengan seluruh lapisan masyarakat dapat selalu bersama-sama dalam membangun NTB yang aman, maju dan sejahtera. Selain dihibur dengan penampilan 16 band ternama dari Kota Mataram, juga ditampilkan kesenian gula gending yang merupakan kesenian khas Lombok dan pada kesempatan tersebut masyarakat juga diberikan berbagai informasi mengenai tugas dan peralatan tempur dan penunjang tugas TNI lainnya, selain itu masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai pendaftaran calon prajurit.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., menyampaikan agar masyarakat dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan mencari informasi mengenai cara masuk TNI. Berbagai kegiatan yang dilaksana tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat NTB khususnya masyarakat Mataram dan sekitarnya, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terus berjalan, karena TNI yang berasal dari rakyat akan selalu berusaha membantu kesulitan masyarakat dan masyarakat merukapan roh dari TNI sehingga bersama masyarakat TNI kuat. Selain berbagai acara hiburan yang dinikmati oleh masyarakat, kesempatan menaiki kendaran tempur seperti Anoa, Baracuda, Mobil Jep dan lainnya menjadi suatu hal yang spesial dinantikan oleh masyarakat terutama bagi anak-anak yang antusias menunggu kandaraan tersebut dari pagi hari mulai dibuka pada hari Sabtu hingga hari Minggu sebelum ditutup dimana Lapangan Sangkareang terus diramaikan oleh masyarakat yang ingin berkunjung. (MMC IX/Udayana)

Babinsa Sebagai Public Relation Dalam Program KKBPK

Danrem 161/WS, Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E.,M.M., memberikan sambutan pada acara pembukaan sosialisasi program KB dan Pentaloka/Penataran bagi Para Babinsa Jajaran Korem 161/WS sebagai Public Relation guna Mendukung Program Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Senen (12/10) bertempat di Hotel Neo By Aston, Kupang, NTT. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama atau MuO antara BKKBN RI dengan Panglima TNI yang dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2015. Adapun rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11 sampai dengan 13 Oktober 2015 diawali dengan pembukaan, laporan ketua panitia penyelenggara dalam hal ini oleh Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, Kresa Putra, S.H., M. Si., serta sambutan-sambutan dari Danrem 161/WS, Kepala BKKBN RI, dr. Surya Chandra Surapaty, M. Ph.D., yang sekaligus membuka secara resmi acara ini dan pembekalan materi dari beberapa nara sumber. Dalam sambutannya, Ketua panitia penyelenggara mengatakan sosialisasi KKBPK dan Pentaloka program KB dan kependudukan harus dikerjakan bersama antar intansi yang kemudian dikembangkan dalam bentuk kemitraan termasuk dengan institusi TNI. 

Untuk terlaksananya program ini pentingnya komunikasi khususnya kepada masyrakat NTT yang, majemuk. Peran serta Babinsa diperlukan untuk menyebarluaskan program KB ini, memberikan pengetahuan, sikap dan prilaku tentang program KB. Kegiatan sosialisasi dan pentaloka program KB dalam mendukung KKBPK ini, melibatkan 140 orang peserta dengan perincian 100 orang untuk kegiatan sosialisasi baik sipil maupun militer, sementara khusus 40 melaksanakan Pentaloka penataran bagi para Babinsa sebagai public relation untuk mendukung program KKBPK. Danrem 161/WS, pada sambutannya mengatakan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan dan kerjasama sehingga kegiatan Pentaloka bagi Para Babinsa Jajaran Korem 161/WS dapat terselenggara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata adanya sinergitas yang tinggi antara TNI dan BKKBN, khususnya di wilayah NTT yang senantiasa perlu ditingkatkan. Lebih lanjut Danrem mengatakan, sebagai tindak lanjut pertemuan Kepala BKKBN RI dengan Pangliman TNI pada bulan Mei tahun 2015 lalu, kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting guna meningkatkan wawasan dan pemahaman para Babinsa, sebagai ujung tombak pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mengatur jarak kelahiran anak dalam keluarga untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan program KKBPK di wilayah NTT. Untuk itu Danrem berharap kepada Para Babinsa untuk mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan penuh kesungguhan , sehingga segala materi yang disampaikan dapat dipahami dan mampu diaktualisasikan secara optimal di wilayah tugas masing-masing. Sementara Kepala BKKBN RI, mengatakan permasahan penduduk di negara kita sangatlah kompleks, enanganannya perlu lintas sektoral termasuk dengan TNI. Laju penduduk negara kita yang tinggi, tidak merata dan dengan kualitas rendah dimana rata-rata jenjang pendidikan hanya sampai pada tingkat kelas VII atau SMP, ini menjadi beban bagi pemerintah terkait penyediaan sandang dan pangan. Jumlah penduduk yang besar juga akan menimbulkan berbagai masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran.Disinggung juga tentang jumlah penduduk Indonesia yang saat ini sudah mencapai 237,5 Juta Jiwa yang diprediksi pada tahun 2035 akan mencapai 255,5 Juta Jiwa dengan indeks pembangunan manusia Indonesia yang hanya berada pada peringkat 108 dunia dari 187 negara dan berada di peringkat 5 di Asean dari sebelas negara masih membutuhkan kerja keras untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. Di sisi lain sejak tahun 2012 negara kita mengalami bonus demografi yaitu penduduk potensial kerja usia empat belas tahun ke atas, yang mana kondisi ini akan berlangsung sampai tahun 2045. 

Khusus untuk Provinsi NTT data yang ada menunjukkan rentang waktu dari tahun 2010 sampai dengan 2035 tidak akan mengalami bonus demografi yang disebabkan tingginya ratio ketergantungan penduduk serta tingginya migrasi keluar penduduk NTT ke daerah lain dengan alasan ekonomi. Untuk itu kerja keras dan sinergitas antara pemerintah dan instansi lain termasuk TNI di wilayah NTT untuk membangun keberhasilan program kependudukan ini. Kemudian ditambahkan pula tentang program pemerintah tentang Nawa Cita, yang mana agenda kelima menyebutkan peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia yang sangat berkaitan dengan kualitas keluarga. Untuk itu dibutuhkan revolusi mental yang berbasis keluarga juga. Selesai pembukaan acara ini, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan kesehatan dan KB yang bertempat di pos pelayanan terpadu Asrama Kuanino.

Acara ini dihadiri oleh, Danrem 161/WS, Kepala BKKBN RI, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, Kasiter Korem, Dandim 1604/Kupang, Para Dan/Ka/Pa Satdisjan Balak Aju Korem, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161, unsur TNI, sipil, FKPPI dan Insan Pers. (MMC IX/Udayana)

Minggu, 11 Oktober 2015

Kodim 1618/TTU Distribusikan Air Bersih

Kodim 1618/TTU mendistribusikan air bersih dengan mengerahkan tiga unit armada mobil tangki air bersih untuk memberikan pelayanan secara gratis kepada masyarakat di sejumlah Desa/Kelurahan yang mengalami kekeringan dan kesulitan sumber air bersih, Jumat (9/10) di Faenono, Kelurahan Oesena, Kecamatan Miomafo Timur, TTU.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Dodi Diantoro yang memonitor langsung kegiatan ini di lapangan mengatakan, distribusi air bersih yang dilakukan satuanya bersama para anggota difokuskan pada tiga wilayah yang memang lagi krisis air bersih diantaranya, Kelurahan Oesana, Fainake dan Banain. Ketiga tempat ini merupakan daerah dengan tingkat kesulitan memperoleh air bersih di tengah musim kemarau yang berkepanjangan ini.

Dandim menambahkan bahwa sistem pendistribusian air bersih yang dilakukan Kodim 1618/TTU pada setiap lokasi, terlebih dahulu dilakukan koordinasi oleh para Babinsa dengan pemerintah Desa/Kelurahan sehingga akan tepat sasaran dan lokasi yang secara nyata kesulitan air bersih. Distribusi air bersih ini akan tetap dilakukan secara merata dan adil tanpa menimbulkan kecemburuan sosial bagi masyarakat.

Masyarakat sangat antusias dan berbondong-bondong ketika mengetahui ada pendistribusian air bersih gratis dari Kodim 1618/TTU, seraya berharap bantuan serupa dapat dilakukan oleh instansi lain untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dirasakan saat ini.

Di tengah kerumunan masyarakat yang antre untuk mendapatkan air bersih, hadir juga Dansatgas Pamtas Yonarmed 11/Kostrad Letkol Arm Teguh Tri Prihanto, Pasiops Kodim 1618/TTU Lettu Inf Gede Wirawan dan Kapolsek Miom. (MMC IX/Udayana)

Babinsa 1601-04/ Sumba Timur : Walping Irigasi JIT

Jajaran Kodim 1601/Sumba Timur melalui anggota Babinsa Koramil 1601-04/Sumba Timur, Serka Andreas mengiatkan pengawalan dan pendampingan pembuatan irigasi JIT sebagai upaya tercapainya swasembada pangan di wilayahnya, Sabtu (10/10) di Desa Laihau, Kecamatan Letis, Sumba Timur.

Pengawalan dan pendampingan (Walping) program swasembada pangan yang dilakukan oleh aparat kewilayahan (Apkowil) dalam hal ini oleh para Babinsa sebagai ujung tombak tidak terbatas hanya pada kegiatan pendistribusian pupuk, Alsintan ataupun proses masa tanam sampai pemanenan. Lebih dari itu yang tak kalah pentingnya adalah tersedianya infrastruktur Jalur Irigasi Tersier (JIT) yang berfungsi untuk mengalirkan air sampai ke persawahan.

Proyek irigasi dengan panjang 1.200 meter ini, sampai saat ini prosentase pengerjaannya sudah mencapai 25 %. Dengan harapan, bahwa proyek irigasi JIT ini akan dapat selesai tepat waktu sehingga menjelang musim penghujan tiba dapat dimanfaatkan untuk mengaliri lahan persawahan. (MMC IX/Udayana)

Kegiatan Inovatif Satgas TMMD Kodim 1619/Tabanan Curi Perhatian Ribuan Warga

TNI Manunggal Membangun Desa ke-95 Kodim 1619/Tabanan gelar Pasar Malam perdana yang dihadiri tak kurang dari 3.000 orang, Sabtu (10/10) di Lapangan Umum Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.

TMMD di Kodim 1619/Tabanan tahun ini memang cukup menyedot perhatian yang luar biasa dari masyarakat Desa Bantas dan sekitarnya. Terbukti masyarakat baik tua, muda dan anak-anak berbondong-bondong memadati Lapangan Bantas untuk menyaksikan TMMD Kodim 1619/Tabanan. Event yang diprakarsai oleh pasukan poleng ini memang sebuah inovasi yang bisa dijadikan referensi untuk kegiatan serupa kedepan.

Sejak pukul 17.30 wita, gelombang penonton sudah mulai berdatangan. Para pecalang tampak mulai sibuk mengatur arus lalu lintas menuju ke lokasi kegiatan, demi tertibnya penataan kendaraan yang berangsur memadati sekitar lapangan Desa Bantas. Menurut keterangan beberapa warga yang datang, sudah cukup lama masyarakat tidak menikmati hiburan semacam ini, sehingga tak heran masyarakat yang hadir mencapai ribuan jumlahnya.

Kondisi ini sebenarnya tidak lepas dari program inovatif Satgas TMMD Kodim 1619/Tabanan yang mengisi penuh waktu sepanjang operasi khususnya pada malam hari dengan acara hiburan rakyat yakni pasar malam dan orkes dangdut di Lapangan Desa Bantas. Moment semacam ini mungkin tidak dijumpai di beberapa satuan lainnya, karena bukan merupakan program pokok dari TMMD. Namun sebaliknya, bagi Tabanan program tambahan yang inovatif ini sengaja digelar sebagai faktor pendukung pencapaian program pokok. Seperti halnya yang telah dilaksanakan semalam, kegiatan penyuluhan masyarakat mengenai perlindungan anak dan wanita serta manajemen kewirausahaan dilaksanakan di sela-sela acara hiburan orkes. (MMC IX/Udayana)