Kodim 1620/Loteng membuka jalan dengan lebar 4 m Selasa (22/9) melalui kegiatan karya bhakti di desa Lendang Are Kec. Kopang Kab. Loteng. Kegiatan karya bhakti ini untuk pembukaan jalan di desa Lendang Are sepanjang 1,5 km dengan lebar 4 m yang dikerjakan secara bergotong royong oleh Babinsa Ramil 1620-03/Kopang dengan masyarakat yang ada di desa Lendang Are. Kegiatan karya bhakti pembukaan jalan dari desa Lendang Are menuju desa Jenggik yang merupakan jalan perbatasan antara Kab. Loteng dengan Kab. Lotim ini adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh prajurit jajaran Kodim 1620/Loteng pada saat minggu militer. Dengan kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan oleh anggota Kodim 1620/Loteng tersebut masyarakat menyambutnya dengan antusias, pasalnya selama ini belum adanya akses jalan yang memadai untuk menghubungkan kedua desa tersebut. Dengan adanya kegiatan karya bhakti pembukaan jalan ini oleh Kodim 1620/Loteng diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan adanya kegiatan karya bhakti pembukaan jalan oleh anggota Kodim 1620/Loteng, Kepala desa Lendang Are dan desa Jangging sangat berterima kasih, karena dengan adanya kegiatan ini akan memudahkan masyarakat untuk berinteraksi dengan masyarakat desa lainnya. (MMC IX/Udayana)
Selasa, 22 September 2015
Penutupan pembekalan dan penajaman pengetahuan dasar intelijen
Irdam IX/Udayana Kolonel Kav Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si, mewkili Pangdam IX/Udayana menutup Pembekalan dan Penajaman Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Personel Bintara Kodam IX/Udayana TA 2015.
Mengawali amanat tertulis Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Irdam, Pangdam menyampaikan bahwa tujuan diadakannya pembekalan ini adalah untuk memberikan penyegaran materi intelijen kepada personel Bintara Intelijen agar memahami dan mampu melaksana-kan tugas-tugas intelijen di wilayah tugas masing-masing. Tujuan tersebut akan dapat tercapai apabila teori dasar dan kemampuan membuat produk-produk intelijen yang aktual, tajam dan akurat dikuasai dan diterapkan dengan baik sesuai dengan dinamika perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.
Selanjutnya Pangdam dalam amanat tertulisnya mengharapkan agar sekembalinya di satuan masing-masing, Peserta mempelajari kembali materi atau ilmu yang telah didapat selama pembekalan serta mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sesuai kondisi wilayah masing-masing. Apabila selama dalam pelaksanaan tugas menemui kesulitan atau kendala maka tidak usah ragu untuk bertanya atau berkoordinasi dengan Staf Intelijen Kodam IX/Udayana. Hanya dengan belajar dan berlatih secara tekun maka dengan sendirinya kepekaan atau naluri intelijen akan tumbuh. Kepekaan dan naluri intelijen inilah yang kalian butuhkan dalam rangka membantu melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap semua kemungkinan potensi kerawanan yang timbul di wilayah tugas masing-masing.
Hadir pada acara penutupan Pembekalan dan Penajaman Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Personel Bintara Kodam IX/Udayana TA 2015 diantaranya Asrendam, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, LO AL dan LO AU serta para Dan/Kabalak Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana . (MMC IX/Udayana)
Senin, 21 September 2015
Kodim 1616/Gianyar Menggelar Penyuluhan P4GN
Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf I Wayan Suitantra membuka Penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yg diselengarakan oleh Kodim 1616/Gianyar, Senin (21/9) bertempat di Aula Makodim 1616/Gianyar.
Kegiatan Penyuluhan P4GN ( Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di Ikuti 150 orang Pelajar SMAN 1 Gianyar, Kegiatan penyuluhan diawali dengan sambutan Kasdim 1616/Gianyar yang mengharapkan kepada seluruh peserta agar betul-betul menyimak penyuluhan Narkoba ini cukup mengetahui saja dan jangan sampai menikmati barang haram tersebut, mari kita tingkatkan ke waspadaan bahaya Narkotika, mudah mudahan setelah penyuluhan ini kita mengerti serta bisa memberikan penjelasan kepada yang lain serta seluruh masyarakat tentang bahaya Narkoba.
Acara dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi oleh kepala BNN Kabupaten Gianyar I Made Pastika SH MA yang menjelaskan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan dampak bagi masyarakat luas, kemudian pada season akhir dilanjutkan dgn tanya jawab. Hadir pada acara Penyuluhan P4GN ( Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) diantaranya Kasdim 1616/ Gianyar mendampingi Kepala BNN Kabupaten Gianyar I Made Pastika, SH. MA beserta Staf dan Para Pasi, Danramil jajaran Dim 1616/ Gianyar, Anggota Kodim 1616/Gyr dan anggota minvetcad IX/22 Gianyar serta tokoh masyarakat Kabupaten Gianyar. (MMC IX/Udayana)
Kodam IX/Udayana Gelar Penataran Hukum Fungsi Komando
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan membuka Upacara Penataran Hukum Fungsi Komando Bagi Para Ankum, Pejabat Personel dan Intel/Pam di Jajaran Kodam IX/Udayana, Senin (21/9) di Aula Udayana, Kodam IX/Udayana.
Dalam amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan menyampaikan, dalam rangka transformasi peran TNI AD menuju prajurit profesional, maka dibutuhkan upaya yang berkaitan erat dengan penerapan hukum dalam tugas-tugas yang diemban oleh satuan-satuan di jajaran Angkatan Darat. Dalam konteks pembinaan kekuatan TNI AD, Pimpinan Angkatan Darat memandang perlu adanya peningkatan pemahaman dan kesatuan langkah para Komandan Satuan dalam menyelesaikan setiap permasalahan hukum yang terjadi di satuannya.
“Hukum sebagai fungsi komando merupakan tugas dan tanggung jawab setiap komandan/pimpinan satuan untuk melakukan pembinaan dan penegakkan hukum di satuannya agar satuan siap operasional, sehingga diharapkan melalui penataran ini para Ankum, Pejabat personel dan Intel/Pam semakin memahami fungsi dalam menyelesaikan permasalahan hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta para komandan satuan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan kewenangan hukum yang dimiliki, baik selaku Ankum maupun Papera nantinya, sehingga mampu menyelesaikan permasalahan hukum di satuannya secara efektif”, tegas Pangdam.
Penataran hukum yang dilaksanakan mulai tanggal 21 September sampai dengan 23 September 2015 ini bertemakan “Melalui Penataran Hukum Sebagai Fungsi Komando, Kita Tingkatkan Kemampuan Para Ankum, Pejabat Personil dan Pejabat Intel dalam Mengoptimalkan Pembinaan dan Penyelesaian Permasalahan Hukum di Jajaran Kodam IX/Udayana” dan materi-materi hukum yang akan disampaikan secara aplikatif sebagai fungsi komando dalam pembinaan satuan meliputi : hukum militer, hukum disiplin, hukum pidana, hukum administratif serta pengetahuan hukum lainnya. Yang akan disampaikan oleh Tim Penatar dari Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) yang diketuai Kolonel Chk Rahmadi, S.H., M.H. (MMC IX/Udayana)
Yonif 514/Raider Kostrad dan Yonif 744/SYB Telah 9 Bulan Jaga Perbatasan RI-RDTL
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan selaku Inspektur Upacara pada Upacara Purna Tugas Satuan Tugas Pengamanan RI-RDTL Yonif 514/Raider Kostrad dan Yonif 744/SYB, Minggu ( 20/9) di Mako Lantamal VII Kupang.
Yonif 514/Raider Kostrad dibawah pimpinan Letkol Inf Muhammad Nas dan Yonif 744/SYB dibawah pimpinan Letkol Inf Yudi Gumilar, telah melaksanakan tugas dengan baik sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL selama 9 bulan disepanjang perbatasan wilayah RI dengan RDTL di Kabupaten Kupang, TTU dan Belu. Peralihan Komando dan Pengendalian Satgas kepada Yonarmed 11/Kostrad dan Yonif 725/Worogai telah dilakukan selama 2 hari di masing-masing Pos sepanjang perbatasan. Disamping mengamankan wilayah perbatasan, Yonif 514/Raider Kostrad di sektor Timur dan Yonif 744/SYB di Sektor Barat , juga turut serta membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di perbatasan seperti melaksanakan kegiatan bhakti sosial kesehatan masyarakat, memberikan pembelajaran kepada masyarakat bagaimana mengolah lahan kering menjadi lahan produktif yang bermanfaat untuk masyarakat, pembangunan fasilitas umum dan kegiatan lain yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Upacara dihadiri oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Heri Wiranto,SE MM selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-RDTL, Danbrigif 21/Komodo, unsur Forkopinda NTT, Wakabinda NTT, Wadan Lantamal VII Kupang, perwakilan Lanud El Tari Kupang, perwakilan Polda NTT, Dansat Brimobda NTT, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Danka Balak Aju Korem 161/Wira Sakti serta ibu-ibu Persit KCK Koorcabrem 161 PD IX/Udayana.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI M. Setyo Sularso dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/Raider Kostrad dan Yonif 744/SYB dan perkuatannya, karena telah melaksanakan tugas selama 9 bulan dengan baik dan jadikan pengalaman yang telah dipeoleh di daerah perbatasan sebagai bahan evaluasi sekaligus instropeksi dalam rangka mengembangkan kemampuan diri guna meningkatkan profesionalisme peajurit TNI AD. Hal ini penting mengingat pelaksanaan tugas di masa mendatang akan semakin berat , sehingga di tuntut sikap mental, kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi. Lebih lanjut disampaikan, agar secara individu maupun satuan untuk selalu melaksanakan tindakan keamanan, laksanakan tindakan administrasi dan konsolidasi sebagi satuan purna tugas, cegah terjadinya kelengahan, kealpaan dan kebanggaan yang berlebihan, tetapi lakukan sifat rendah hati dan selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tegas Pangdam IX/Udayana.
.
Kasdam IX/Udayana pada Upacara tersebut, menyerahkan Cindera Mata, Menyematkan Satya Lencana Wira Dharma dan Piagam Penghargaan kepada seluruh anggota Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL baik yang berada di Sektor Barat maupun Sektor Timur, yang secara simbolis diterima oleh Danyonif 744/SYB dan Danyon 514/Raider Kostrad beserta 7 anggota satgas
Dalam kesempatan itu juga, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Heri Wiranto, SE,MM selaku Dankolakops Pamtas RI-RDTL memberikan pengarahan kepada kedua Satgas Purna Tugas, bahwa Satgas Pamtas RI-RDTL telah melakukan yang terbaik dan telah berhasil dalam pelaksanaan tugasnya , sehingga hal ini telah memberikan kebanggaan tersendiri kepada Komando Pelaksana Operasi ( Kolakops ) Pamtas RI RDTL, karena tugas merupakan suatu kehormatan. Utamakan faktor keamanan selama pergeseran pasukan menuju satuannya masing-masing.
Setelah upacara purna tugas selesai, para prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/Raider Kostrad dan perkuatannya langsung bergerak menuju Kapal Laut KRI teluk Amboina untuk melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Benoa Bali dan Jember-Jawa Timur. Sedangkan Yonif 744/SYB kembali ke Atambua.
Upacara Purna Tugas Satgas Pamtas RI-RDTL dihadiri oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Heri Wiranto, SE,MM. selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-RDTL, Danbrigif 21/Komodo, unsur Forkopinda NTT, Wakabinda NTT, Wadan Lantamal VII Kupang, perwakilan Lanud El Tari Kupang, perwakilan Polda NTT, Dansat Brimobda NTT, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Danka Balak Aju Korem 161/Wira Sakti serta ibu-ibu Persit KCK Koorcabrem 161 PD IX/Udayana. (MMC IX/Udayana)
Langganan:
Postingan (Atom)




